PERAN PESANTREN DAN KITAB KUNING DALAM MENANAMKAN ISLAM MODERAT
Keywords:
kitab kuning; moderasi Islam; pesantrenAbstract
Dalam tradisi pesantren, literatur keagamaan kitab kuning tidak saja menjadi pusat orientasi studi, tetapi juga sistem nilai yang membentuk dan mewarnai paham dan praktik keagamaan komunitas pesantren dan masyarakat muslim sekitarnya. Dalam konteks kekinian, tradisi intelektualisme pesantren dapat dijadikan acuan untuk menjaga nilai-nilai pemahaman keislaman yang moderat dan toleran tersebut. Kitab kuning sebagai inti tradisi intelektulisme pesantren, menjadi sumber pemahaman dinamis dan pesantren yang terbukti mampu menampilkan wajah Islam yang ramah tanpa amarah, serta toleran tanpa kebencian. Sehingga pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dapat menjadi figur utama dalam memberikan pembelajaran Islam yang moderat. Pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren telah berkontribusi besar dalam menanamkan sikap moderat sekaligus mewujudkan moderasi Islam di lingkungan pondok pesantren. Hal ini dapat dilihat dari nilai-nilai kajian kitab kuning yang digunakan di pondok pesantren. Beberapa konteks ajaran yang mengarah pada penanaman sikap moderat dapat ditemukan dalam kitab Tījān ad-Darāri karya al-Bājūri, Al-Jawāhir al-Kalāmiyah fī Iḍāhi al-Aqīdah al-Islāmiyyah karya al-Jazairi, Fath al-Qarīb al-Mujīb ’Ala al-Taqrīb karya Ibn Qāsim al-Gazi dan Tafsir Jalālain karya al-Mahalli dan al-Suyūṭi.











