MODERASI BERAGAMA DAN TAFSIR ADABI IJTIMAI QURAISH SHIHAB DALAM MASYARAKAT PLURAL INDONESIA

Authors

  • Mohammad Ainun Najib Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • Muhammad Farih Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

Keywords:

Tafsir Adabi Ijtimai, Moderasi Beragama, Quraish Shihab

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan tafsir adabi ijtimā‘ī dalam pemikiran M. Quraish Shihab dan relevansinya terhadap moderasi beragama di Indonesia. Tafsir adabi ijtimā‘ī yang menggabungkan keindahan bahasa dengan orientasi sosial dikembangkan Shihab melalui karya seperti Tafsir al-Mishbah dengan memadukan analisis linguistik, nilai etika, dan kontekstualisasi terhadap realitas masyarakat majemuk. Ia menafsirkan ayat-ayat sosial, seperti QS. al-Baqarah: 143 dan 256, sebagai dasar teologis moderasi: menolak ekstremisme, menjamin kebebasan beragama, dan mendorong dialog antarumat. Moderasi menurut Shihab bukan kompromi akidah, melainkan sikap proporsional yang selaras dengan prinsip keadilan dan jaminan konstitusional Indonesia. Meski kurang menyoroti ketimpangan struktural, pendekatannya efektif dalam membangun toleransi dan etika publik. Dengan karakter humanis, moderat, dan berbasis konteks Nusantara, tafsir Shihab menjadi representasi kuat Islam yang damai dan relevan bagi kehidupan berbangsa. Penelitian ini menegaskan posisi tafsir adabi ijtimā‘ī sebagai model penafsiran kontemporer yang menjawab tantangan sosial keagamaan di Indonesia.

Downloads

Published

2026-02-01