PANDANGAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP TUHAN, MANUSIA DAN ALAM
Keywords:
Tuhan, manusia, alam, Filsafat pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pandangan filsafat pendidikan Islam mengenai relasi Tuhan, manusia, dan alam sebagai satu kesatuan ontologis. Kajian ini menekankan pentingnya integrasi konsep tauhid sebagai dasar filosofis untuk menjawab tantangan pendidikan Islam kontemporer serta membangun harmoni antara ketiga unsur tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka. Data diperoleh dari sumber primer berupa karya tokoh pemikir Islam, seperti Mukti Ali, Quraish Shihab, dan Asghar Ali Engineer, serta sumber sekunder berupa literatur pendukung filsafat pendidikan Islam. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dengan mengkaji konsep-konsep utama secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam menempatkan Tuhan, manusia, dan alam sebagai objek kajian makro. Tuhan dipahami sebagai Hakikat Pertama dan sumber nilai serta pengetahuan, sehingga tauhid menjadi fondasi utama pendidikan. Manusia berperan sebagai subjek sekaligus khalifah yang bertugas memahami wahyu dan mengelola alam secara seimbang. Ketidakseimbangan dalam relasi tersebut dipandang sebagai bentuk penyimpangan terhadap amanah ilahiah. Alam berfungsi sebagai media edukatif yang saling terkait dengan peran manusia. Oleh karena itu, pendidikan Islam diarahkan pada pembentukan insan beriman, berilmu, dan berakhlak melalui pemahaman wahyu (ayat qur’aniyah) dan alam semesta (ayat kauniyah).











