TEORI FENOMENOLOGI MAKNA SPIRITUALITAS DALAM PENGALAMAN BELAJAR AL-QUR’AN

Authors

  • Wahid Hasyim Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • Maftuh Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

Keywords:

fenomenologi, spiritualitas, pengalaman belajar, Al-Qur’an.

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif berupa kemampuan membaca dan memahami teks, tetapi juga menyentuh dimensi afektif dan spiritual peserta didik. Spiritualitas menjadi pengalaman batin yang lahir dari interaksi subjek dengan Al-Qur’an sebagai kalam ilahi. Artikel ini bertujuan mengkaji makna spiritualitas dalam pengalaman belajar Al-Qur’an melalui pendekatan teori fenomenologi. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman subjektif peserta didik secara mendalam, sebagaimana dialami dan dimaknai oleh individu itu sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menganalisis literatur terkait fenomenologi, spiritualitas, dan pembelajaran Al-Qur’an. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengalaman belajar Al-Qur’an melahirkan makna spiritual berupa ketenangan batin, kedekatan dengan Allah, kesadaran moral, serta transformasi sikap dan perilaku religius. Teori fenomenologi relevan digunakan untuk mengungkap dimensi terdalam dari pengalaman spiritual tersebut karena menempatkan kesadaran subjek sebagai pusat analisis. Artikel ini diharapkan dapat menjadi landasan teoretis bagi pengembangan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih humanis dan bermakna.

Downloads

Published

2026-02-05