MODERASI ISLAM DALAM KONTEKS HISTORIS MAKRO TURUNYA AL-QUR’AN

Authors

  • Muh.Khusnul Himam Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • Muhammad Farih Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik Indonesia

Keywords:

Moderasi Islam; Wasatiyyah; Jahiliyah; Konteks Historis Makro.

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk memahami akar historis prinsip Moderasi Islam (Wasatiyyah) dengan merekonstruksi konteks historis makro penurunan Al-Qur’an pada abad ke-6 Masehi. Analisis berfokus pada empat aspek kehidupan masyarakat Jahiliyah: Geografis, Sosiologis, Keberagamaan, dan Ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah memetakan ekstremitas pada keempat aspek tersebut dan menganalisis bagaimana konteks tersebut secara dialektis melahirkan dan menegaskan prinsip (Wasatiyyah) sebagai solusi. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan kajian pustaka (library research), mengandalkan teknik dokumentasi data dari sumber primer (kitab tafsir) dan sekunder (literatur sejarah dan jurnal nasional terakreditasi), yang kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif-kritis dan historis-komparatif. Temuan utama menunjukkan bahwa masyarakat pra-Islam ditandai oleh ekstremitas yang terintegrasi. Kondisi Geografis yang keras mendorong fanatisme Sosiologis (Ashabiyah), yang diperkuat oleh Keberagamaan Paganistik dan dilegitimasi oleh sistem Ekonomi yang eksploitatif. Al-Qur’an menghadirkan Wasatiyyah sebagai antitesis struktural yang menciptakan keseimbangan Tawazun; ekstremitas Ashabiyah dikoreksi menjadi Persaudaraan Universal (Ukhuwwah), politeisme dikoreksi menjadi Tauhid Murni dengan prinsip Toleransi (Tasāmuḥ), dan praktik riba dihilangkan melalui sistem Keadilan Distribusi (Zakat). Kesimpulan menegaskan bahwa Moderasi Islam berakar kuat pada upaya koreksi total terhadap ekstremitas Jahiliyah. Wasatiyyah bukan sekadar konsep, melainkan formula untuk menggerakkan masyarakat dari kekacauan menuju keadilan sosial dan keseimbangan. Penelitian ini merekomendasikan agar implementasi Moderasi Beragama kontemporer diperkuat dengan perspektif historis-kontekstual ini, menjadikannya alat yang efektif untuk melawan ekstremitas sosial, politik, dan ekonomi masa kini.

Downloads

Published

2026-02-06