NILAI-NILAI MODERASI ISLAM DALAM AL-QUR'AN DAN HADIS KAJIAN KONSEPTUAL DAN APLIKATIF DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Authors

  • Rozaq Shohibul Ichsan Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • M. Muizzuddin Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

Keywords:

Moderasi Islam, Wasathiyyah, Al-Qur'an dan Hadis, Pendidikan Islam

Abstract

Moderasi Islam atau wasathiyyah merupakan sikap seimbang yang menghindari ekstremisme dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama, sehingga menjadi pondasi utama untuk membangun harmoni dalam masyarakat yang beragam. Kajian ini mengeksplorasi nilai-nilai moderasi dalam Al-Qur'an dan Hadis, baik secara konseptual maupun aplikatif, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) dan tafsir tematik, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai utama seperti al-'adl, tasamuh, tawazun, dan amar ma'ruf nahi munkar menjadi fondasi moderasi yang kuat. Ayat-ayat Al-Qur'an seperti Q.S. Al-Baqarah: 143 yang menegaskan bahwa umat Islam sebagai ummah wasath dan hadis Nabi SAW yang melarang ekstremisme, seperti riwayat tentang agama yang lurus dan toleran, menekankan peran umat dalam menjadi saksi keadilan bagi manusia. Lebih lanjut, penelitian ini menganalisis bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam konteks kontemporer, khususnya dalam pendidikan Islam, untuk membentuk generasi muda yang inklusif, anti radikal, dan mampu menghadapi tantangan pluralisme di Indonesia. Melalui sintesis dari pemikiran ulama seperti KH Ali Maksum dalam kitab Hujjah Ahlussunnah wal Jama'ah dan kajian Hadis tematik, kajian ini menyoroti pentingnya menghargai perbedaan tanpa mengkompromikan aqidah, menolak kekerasan, serta mendorong sikap kritis dan demokratis. Hasilnya menunjukkan bahwa moderasi bukan hanya konsep teoretis, melainkan praktik hidup yang relevan untuk mengatasi konflik berbasis agama, seperti intoleransi di kalangan pemuda yang semakin marak berdasarkan data survei terkini. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan pada penguatan moderasi di masyarakat multikultural Indonesia, di mana pemahaman teks suci yang sempit sering menjadi akar masalah, dan menawarkan rekomendasi untuk integrasi nilai-nilai ini dalam kurikulum pendidikan agama guna menciptakan generasi yang lebih toleran dan bijaksana.

Downloads

Published

2026-02-08