STUDI AL-QUR’AN DAN PENERAPANNYA DALAM PAI MODERAT BERBASIS LEADING TURĀTH : KURIKULUM PENDIDIKAN
Keywords:
Leading Turath, Quran, PAIAbstract
Studi Al-Qur’an memiliki peran strategis dalam membentuk paradigma Pendidikan Agama Islam (PAI) yang moderat dan responsif terhadap dinamika sosial kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep studi Al-Qur’an serta penerapannya dalam PAI moderat berbasis leading turāth dalam konteks kurikulum pendidikan. Pendekatan leading turāth menempatkan khazanah intelektual Islam klasik sebagai fondasi epistemologis yang bersifat dinamis, kontekstual, dan kritis, sehingga mampu menghindarkan pembelajaran Al-Qur’an dari kecenderungan tekstualisme sempit maupun liberalisme berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) terhadap sumber-sumber primer berupa Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur pendidikan Islam dan moderasi beragama. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi studi Al-Qur’an dengan nilai-nilai PAI moderat melalui basis leading turāth dapat memperkuat pemahaman keagamaan peserta didik yang inklusif, toleran, dan berorientasi pada nilai kemanusiaan. Implementasi konsep ini dalam kurikulum pendidikan menuntut perumusan tujuan pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, pengembangan materi berbasis tafsir komparatif, serta penerapan metode pembelajaran dialogis dan reflektif. Dengan demikian, studi Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai transmisi pengetahuan normatif, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter moderat dan berkeadaban. Artikel ini diharapkan dapat menjadi kontribusi konseptual bagi pengembangan kurikulum PAI yang berlandaskan moderasi beragama dan tradisi keilmuan Islam.











