ANALISIS POLA BIOGEOGRAFI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KAWASAN INDO-MALAYA
Keywords:
biogeografi, Indo-Malaya, keanekaragaman hayati, flora, fauna, konservasiAbstract
Kawasan Indo-Malaya merupakan salah satu wilayah biogeografi dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia yang mencakup Asia Selatan dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia bagian barat, Malaysia, Thailand, dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola biogeografi serta faktor-faktor yang memengaruhi tingginya keanekaragaman hayati di kawasan Indo-Malaya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan mengkaji berbagai jurnal nasional dan internasional bereputasi yang relevan pada periode 2015–2025. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari sumber ilmiah seperti Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola persebaran flora dan fauna di kawasan Indo-Malaya dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara sejarah geologi, iklim tropis yang stabil, perubahan muka laut pada masa glasial, serta proses evolusi jangka panjang. Keberadaan Paparan Sunda memungkinkan migrasi spesies dari daratan Asia, sedangkan Garis Wallace menjadi batas biogeografi penting yang menyebabkan diferensiasi spesies. Selain itu, kawasan ini memiliki tingkat endemisme yang tinggi, namun menghadapi ancaman serius akibat deforestasi, fragmentasi habitat, alih fungsi lahan, dan perubahan iklim. Oleh karena itu, diperlukan strategi konservasi yang terintegrasi melalui perlindungan ekosistem, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian biodiversitas kawasan Indo-Malaya.











