TRADISI KOLAM HIJAU SEBAGAI WARISAN BUDAYA MELAYU: KAJIAN SEJARAH, NILAI SOSIAL, KEPERCAYAAN TRADISIONAL, DAN ETIKA LINGKUNGAN DI KABUPATEN SIAK

Authors

  • M. Safi’i Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Dewi Yuwandari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Naswa Mutiadilara Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Sandes Mario Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Ahmad Makmun Khodori Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Kolam Hijau, budaya Melayu, tradisi 1 Muharram, sejarah lokal, etika lingkungan.

Abstract

Penelitian ini membahas tentang keberadaan Tradisi Kolam Hijau sebagai salah satu warisan budaya masyarakat Melayu di Kabupaten Siak. Tradisi ini dipercaya telah ada sejak masa pemerintahan Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah dan berkaitan dengan kegiatan pencucian senjata para panglima kerajaan pada malam satu suro atau 1 Muharram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai sejarah, nilai sosial, nilai budaya, kepercayaan tradisional, serta etika lingkungan yang terdapat dalam Tradisi Kolam Hijau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kolam Hijau bukan hanya dianggap sebagai peninggalan sejarah kerajaan Melayu, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya masyarakat setempat. Tradisi yang masih dipertahankan hingga sekarang memperlihatkan adanya hubungan yang kuat antara masyarakat dengan warisan leluhur mereka. Selain itu, tradisi tersebut juga memiliki fungsi sosial dalam mempererat hubungan masyarakat serta menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Masyarakat juga masih mempercayai air Kolam Hijau sebagai bagian dari pengobatan tradisional, meskipun secara ilmiah belum terdapat bukti medis yang mendukung hal tersebut. Oleh karena itu, pelestarian budaya dan lingkungan di kawasan Kolam Hijau perlu terus dilakukan agar nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya tetap terjaga.

Downloads

Published

2026-06-04