KAJIAN KITAB HADIS SYIAH

Authors

  • Amelia Aisy Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam, Bangkalan Jawa Timur
  • Nurul Millah Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam, Bangkalan Jawa Timur
  • Vina Rahmatika Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam, Bangkalan Jawa Timur
  • Lutfiyanto Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam, Bangkalan Jawa Timur

Keywords:

Hadis Syiah, Musṭalaḥ, Ulūm al-Ḥadīth, Resensi.

Abstract

Perbedaan pandangan antara Ahl Sunnah wa al-Jama`ah (Sunni) dan Syiah mengenai sumber otoritas hadis melahirkan tradisi keilmuan hadis yang berbeda. Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik kitab-kitab hadis Syiah, musṭalaḥ hadis versi Syiah, perbedaan `ulūm al-ḥadīth antara Sunni dan Syiah, serta resensi kitab al-Kāfī karya Muḥammad ibn Ya‘qūb al-Kulaynī. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) melalui kajian terhadap kitab, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis dalam tradisi Syiah tidak hanya bersumber dari Nabi Muhammad saw., tetapi juga dari dua belas Imam yang diyakini ma‘ṣūm. Perbedaan tersebut memengaruhi sistem periwayatan, klasifikasi hadis, dan literatur rujukan yang digunakan. Kitab al-Kāfī menempati kitab yang paling pokok digunakan oleh Syiah sehingga menjadi kitab rujukan karena memuat riwayat tentang akidah, fikih, dan imamah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan metodologi hadis Sunni dan Syiah berakar pada perbedaan konsep otoritas keagamaan dan imamah.

Downloads

Published

2026-06-18