ISLAM DAN PENYAKIT MENULAR ( TUBERKULOSIS)

Authors

  • Abul A’la Al-Maududi Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Andi Muhammad Rizky Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Daffa Magodang Pandjaitan Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Dinda Alifia Hidayat Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Laura Belva Wailah Universitas Muhammadiyah Jakarta

Keywords:

Islam, Penyakit Menular, Tuberkulosis, Pencegahan Penyakit, Kesehatan Masyarakat.

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global karena tingkat penularan dan angka kematiannya yang tinggi. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebar melalui udara. Dalam Islam, menjaga kesehatan dan mencegah penyakit merupakan bagian dari ibadah serta tanggung jawab setiap muslim terhadap diri sendiri dan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara ajaran Islam dengan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular, khususnya tuberkulosis. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif melalui kajian berbagai literatur, artikel ilmiah, dan sumber terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam telah mengajarkan berbagai prinsip pencegahan penyakit menular, seperti menjaga kebersihan (thaharah), mencuci tangan, menutup mulut saat batuk atau bersin, melakukan isolasi atau karantina saat terjadi wabah, serta menjaga kesehatan sebagai bentuk ikhtiar. Selain itu, Islam mengajarkan prinsip la dharar wa la dhirar yang menekankan larangan membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip kesehatan modern dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular. Oleh karena itu, penerapan ajaran Islam yang dipadukan dengan upaya kesehatan masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengurangi risiko penularan tuberkulosis serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Downloads

Published

2026-06-27