REPRESENTASI CINTA TANPA SYARAT DALAM CERPEN “MALAIKAT JUGA TAHU”: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA
Keywords:
cinta tanpa syarat, psikologi sastra, cerpen, Malaikat Juga Tahu, representasi kasih sayang.Abstract
Penelitian ini membahas representasi cinta tanpa syarat dalam cerpen Malaikat Juga Tahu karya Dewi Lestari melalui kajian psikologi sastra. Cerpen ini menggambarkan kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya yang memiliki keterbatasan dalam memahami dunia sosial dan percintaan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk cinta tanpa syarat yang ditampilkan dalam cerita serta memahami kondisi psikologis tokoh-tokohnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog dalam cerpen Malaikat Juga Tahu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menafsirkan data berdasarkan teori psikologi sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta tanpa syarat direpresentasikan melalui sikap penerimaan, pengorbanan, kesabaran, dan perhatian tulus seorang ibu terhadap anaknya. Selain itu, cerpen ini memperlihatkan bahwa kasih sayang yang tulus mampu melampaui keterbatasan fisik maupun psikologis seseorang. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa karya sastra dapat menjadi media untuk memahami aspek psikologis manusia, khususnya mengenai emosi, kasih sayang, dan hubungan keluarga.











