KAJIAN HADIS TENTANG KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF HERMENEUTIKA HANS-GEORG GADAMER

Authors

  • Noril Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Bangkalan
  • Huril Aini Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Bangkalan

Keywords:

kemanusiaan, Hermeneutika, Hans-Georg Gadamer

Abstract

Hadis sebagai sumber ajaran Islam setelah al-Qur'an mengandung berbagai nilai kemanusiaan yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, perkembangan zaman menuntut pemahaman hadis yang tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga kontekstual agar pesan moral yang terkandung di dalamnya tetap relevan. Makalah ini bertujuan menganalisis hadis-hadis tentang menjaga martabat manusia, tolong-menolong, larangan menyakiti sesama, dan kasih sayang antarsesama melalui pendekatan hermeneutika Hans-Georg Gadamer. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, menggunakan sumber data berupa al-Qur'an, hadis, kitab syarah, serta literatur yang berkaitan dengan hermeneutika. Analisis dilakukan melalui konsep fusion of horizons (peleburan horizon), yaitu dialog antara horizon teks dengan horizon pembaca dalam konteks kehidupan masa kini. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis-hadis tersebut tidak hanya mengandung ajaran normatif bagi masyarakat pada masa Nabi Muhammad saw., tetapi juga memuat nilai-nilai universal berupa penghormatan terhadap martabat manusia, solidaritas sosial, larangan segala bentuk kekerasan, serta pentingnya kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, pendekatan hermeneutika Gadamer mampu menghadirkan pemahaman hadis yang lebih kontekstual sehingga nilai-nilai kemanusiaan dalam hadis tetap relevan untuk menjawab berbagai persoalan sosial di era modern.

Downloads

Published

2026-06-29