INTEGRASI TAFSIR EKOLOGI AL-QUR’AN DAN ETIKA PENGELOLAAN SAMPAH

Authors

  • Saniah Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • Ahmad Muliani Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
  • M. Ainul Yaqin AB Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Keywords:

Tafsir ekologi, etika ekologis al-Qur’an, pengelolaan sampah, bank sampah

Abstract

Permasalahan sampah merupakan salah satu tantangan lingkungan yang tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut dimensi moral manusia terhadap alam. Hubungan manusia dan alam dalam Islam memiliki dasar teologis dan etis yang menempatkan manusia sebagai khalîfah yang mempunyai tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi tafsir ekologi al-Qur’an dengan etika pengelolaan sampah melalui rumusan prinsip-prinsip etika ekologis Islam yang menjadi dasar perilaku manusia terhadap alam. Penelitian ini menggunakan merode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis tafsir maudhû’i (tematik) terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai ekologis dalam al-Qur’an dapat dikonstruksikan menjadi kerangka etika lingkungan yang mencakup tanggung jawab ekologis sebagai khalîfah, pemulihan ekologis (ishlâh) dan larangan melakukan kerusakan (fasâd), keseimbangan alam (mîzân), konsumsi berkelanjutan (anti-isrâf) serta menghindari pemborosan (anti-tabdzîr). Prinsip-prinsip tersebut memiliki relevansi dengan praktik pengelolaan sampah melalui konsep 3R (reduce, reuse, recycle) dan sistem bank sampah sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial. Pengelolaan sampah dalam perspektif tafsir ekologi tidak hanya dipahami sebagai aktivitas teknis dan ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual manusia dalam memelihara alam.

Downloads

Published

2026-07-10