PANDANGAN ORANG TUA TERHADAP PERNIKAHAN SEKUFU (KAFA’AH) DI KECAMATAN BATU MANDI

Authors

  • Harti Miliyani Sekolah Tinggi Agama Islam Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan
  • Taufikurrahman Sekolah Tinggi Agama Islam Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan
  • H.M. Arsyad Almakki Sekolah Tinggi Agama Islam Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai Kalimantan Selatan

Keywords:

Pandangan Orang Tua, Pernikahan, kafa’ah.

Abstract

Abstrak
Kesepadanan antara pasangan suami isteri menjadi penentu terjalinnya rumah tangga yang langgeng dan harmonis, dan tercapainya tujuan pernikahan yang sakinah mawaddah dan warahmah. Dalam hal ini orang tua juga ikut andil dalam menentukan kriteria-kriteria sekufu (kafa’ah) dalam pernikahan anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan orang tua terhadap pernikahan sekufu (kafa’ah) di Kecamatan Batumandi serta mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap pandangan orang tua tersebut. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengolahan data yaitu verifikasi data, display data, reduksi data dan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, serta dokumenter, sedangkan metode analisis deskriptif kualitatif dengan subjek 10 orang tua yang bertempat tinggal di daerah Kecamatan Batumandi dan Kepala KUA Kecamatan Batumandi, adapun objek pada penelitian ini adalah pandangan orang tua terhadap pernikahan sekufu (kafa’ah) di Kecamatan Batumandi serta bagaimana tinjauan hukum Islam menjawab fenomena ini. Hasil penelitian ini, sebagian besar mengganggap penting terhadap pernikahan sekufu dan sangat memperhatikan dan melaksanakan konsep kafa’ah dalam pernikahan terutama dari segi agama (ketaatannya) yang paling esensial diiringi dengan segi profesi dan latar belakang pendidikan. Ada juga yang mengedepankan kafa’ah dalam agama saja dan sebagian kecil sudah mengaanggap konsep kafa’ah sudah tidak relavan atau tidak peduli dengan adanya kriteria sekufu ini dalam pernikahan, dan golongan kecil ini cukup menyandarkan unsur suka sama suka sebagai dasar pernikahan. Sebagian kecil pelaksana praktek kafa’ah mengedepankan kafa’ah dalam hal materi.
Kata Kunci: Pandangan Orang Tua, Pernikahan Sekufu (kafa’ah).

Abstract
Equivalence between husband and wife determines the establishment of a lasting and harmonious household, and the achievement of the goal of a marriage that is sakinah, mawaddah and warahmah. In this case, parents also take part in determining the criteria for sekufu (kafa'ah) in their child's marriage. This study aims to determine the views of parents on equal marriage (kafa'ah) in Batumandi District and to find out the views of Islamic law on the views of these parents. This research is a field research using data processing techniques namely data verification, data display, data reduction and data collection techniques by observation, interviews, and documentaries, while the qualitative descriptive analysis method with the subject is 10 parents who live in the Batumandi District area and the Head The KUA of Batumandi District, while the object of this study is the views of parents on sekufu marriage (kafa'ah) in Batumandi District and how a review of Islamic law responds to this phenomenon. The results of this study, most of them consider the importance of equal marriage and pay close attention to and implement the concept of kafa'ah in marriage, especially in terms of religion (obedience) which is the most essential accompanied by aspects of profession and educational background. There are also those who prioritize kafa'ah in religion only and a small number of them already think that the concept of kafa'ah is no longer relevant or doesn't care about the existence of this same-level criterion in marriage, and this small group simply relies on consensual elements as the basis for marriage. A small number of implementers of kafa'ah practice prioritize kafa'ah in material terms.
Keywords: Parental View, Equal Marriage.

Downloads

Published

2023-07-26