PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI SEBAGAI IMPLEMENTASI ZERO WASTE LIFESTYLE DI SMP GLOBAL JOMBANG

Authors

  • Muhammad Fodhil Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang
  • Dinda Tri Wahyuni Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang
  • Fajar Dwi Febrianto Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang
  • Kholilul Hasani Al Ibrohim Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang
  • Fatin Fadilah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang

Keywords:

Minyak jelantah, lilin aromaterapi, zero waste lifestyle, pengabdian masyarakat, kewirausahaan lingkungan

Abstract

Pengelolaan minyak jelantah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya di lingkungan sekolah dan rumah tangga. Minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menjadi limbah yang mencemari lingkungan, sementara pada sisi lain bahan tersebut masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, memberikan keterampilan pengolahan minyak jelantah, serta mendorong kreativitas dan wawasan kewirausahaan warga SMP Global Jombang melalui penerapan zero waste lifestyle. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan guru dan siswa sebagai subjek aktif dalam proses identifikasi masalah, sosialisasi, demonstrasi, praktik, dan evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, uji coba pembuatan prototipe, penyusunan metode, demonstrasi, praktik pembuatan lilin aromaterapi, pengujian kualitas produk, dan pendampingan. Minyak jelantah terlebih dahulu disaring dan dimurnikan menggunakan arang aktif, kemudian dicampur dengan stearic acid dengan perbandingan 1:1, ditambahkan minyak esensial dan pewarna, lalu dicetak menggunakan wadah yang sesuai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan minyak jelantah, keterampilan membuat lilin aromaterapi, pengalaman memanfaatkan limbah sebagai bahan baku produk kreatif, serta wawasan awal mengenai kewirausahaan ramah lingkungan. Kegiatan juga menunjukkan adanya antusiasme dan keterlibatan aktif guru dan siswa selama proses sosialisasi dan praktik. Program ini dapat menjadi alternatif sederhana untuk mengintegrasikan pendidikan lingkungan, kreativitas, keterampilan, dan pengembangan potensi ekonomi di lingkungan sekolah.

Downloads

Published

2026-08-24