RELASI MAKNA QALB WA ‘AQL PERSPEKTIF TAFSIR MUNIR
Studi Analisis dalam Q.S. Al- Hajj Ayat 46
Keywords:
Qalb, Aql , Q.S Al Hajj : 46Abstract
Penelitian ini membahas pandangan Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir mengenai peran dan relasi akal dan hati dalam memahami petunjuk ilahi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan keduanya dalam proses pemahaman, pengambilan keputusan, dan pengembangan spiritual manusia. Penelitian ini menunjukkan bahwa akal berfungsi sebagai instrumen untuk memahami realitas dan mengarahkan tindakan, sedangkan hati berperan dalam merasakan dan menyadari kebenaran secara lebih mendalam. Dalam perspektif Tafsir Al-Munir, akal dan hati merupakan dua elemen yang saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Akal tanpa hati dapat kehilangan kesadaran terhadap makna kebenaran, sedangkan hati tanpa akal berpotensi kehilangan arah dalam memahami realitas. Sinkronisasi keduanya menjadi kunci dalam memahami petunjuk Allah secara utuh, sekaligus berkontribusi terhadap penguatan iman, pembentukan karakter, dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, keseimbangan antara akal dan hati diperlukan untuk membentuk pemahaman dan keputusan yang tepat serta berorientasi pada nilai spiritual.











