SYIAR KEAGAMAAN MELALUI KAJIAN AHKAM AN-NISA' (UPAYA MENJAWAB PERSOALAN PEREMPUAN KONTEMPORER) DI DESA MENTORO
Keywords:
Ahkam An-Nisa’, fiqih kewanitaan, pengabdian kepada masyarakat, literasi keagamaan, Desa Mentoro.Abstract
Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman jamaah perempuan Desa Mentoro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, mengenai hukum-hukum fiqih kewanitaan melalui program “Aktualisasi Kajian Ahkam An-Nisa’ dalam Menjawab Persoalan Perempuan Kontemporer”. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih adanya keterbatasan pemahaman dan kesalahpahaman jamaah mengenai persoalan haid, nifas, istihadhah, thaharah, serta implikasinya terhadap keabsahan ibadah. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman keagamaan jamaah serta memberikan solusi terhadap berbagai keraguan yang muncul dalam praktik fiqih kewanitaan sehari-hari. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui seminar atau kajian, penyampaian materi, penggunaan media visual, pembahasan contoh kasus, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pemberian ringkasan materi. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Al-Ihsan Desa Mentoro dengan melibatkan tim pelaksana, dosen pembimbing lapangan, narasumber, takmir masjid, dan jamaah perempuan sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai fiqih kewanitaan, khususnya terkait haid, nifas, istihadhah, thaharah, dan kaitannya dengan pelaksanaan ibadah. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang baik selama kegiatan melalui keaktifan dalam diskusi dan penyampaian pertanyaan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi fiqih kewanitaan, kesadaran beragama, serta kemampuan peserta dalam menyikapi persoalan perempuan berdasarkan perspektif hukum Islam. Keberlanjutan program diarahkan melalui kajian atau pengajian rutin dengan melibatkan Takmir Masjid Al-Ihsan dan masyarakat Desa Mentoro.











