PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP TRADISI MACCOMPOLO ’ BUHUNG PADA ANAK YANG BARU LAHIR DI DESA SONGING KECAMATAN SINJAI SELATAN KABUPATEN SINJAI

Authors

  • Shafwan Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Mukhlis Bakri Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Rizal Mananu Universitas Muhammadiyah Makassar

Keywords:

Tradisi; Maccompolo’ Buhung; Pandangan Masyarakat; Akikah.

Abstract

Tradisi Maccompolo’ Buhung merupakan salah satu praktik budaya masyarakat Desa Songing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai yang dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian akikah anak yang baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan tradisi Maccompolo’ Buhung serta menganalisis pandangan masyarakat terhadap keberadaannya dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis dan antropologis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap editing, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Maccompolo’ Buhung dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi penentuan waktu, persiapan bahan dan perlengkapan, memandikan bayi, pembacaan doa dan Barzanji, pengguntingan rambut, penempelan ramuan pada ubun-ubun, serta ritual Balisumange’. Masyarakat memiliki pandangan yang beragam. Sebagian memaknainya sebagai bentuk doa, rasa syukur, dan warisan budaya yang perlu dilestarikan serta memiliki keterkaitan dengan akikah, sedangkan sebagian lainnya menolaknya karena dianggap tidak memiliki dasar yang jelas dalam syariat Islam. Dengan demikian, keberterimaan tradisi ini bergantung pada pemahaman dan cara masyarakat memaknainya.

Downloads

Published

2026-09-08