STRATEGI PENDIDIKAN LEADERSHIP BAGI SANTRI DI PONDOK PESANTREN PUTRI AL-LATHIFIYYAH 2 BAHRUL ULUM TAMBAK BERAS JOMBANG

Authors

  • Ula Mutiatul Mufidah Universitas KH. A Wahab Hasbullah Jombang
  • Waslah Universitas KH. A Wahab Hasbullah Jombang
  • Saihul Atho AH Universitas KH. A Wahab Hasbullah Jombang

Keywords:

Strategi, Pendidikan, Leadership, Pondok Pesantren

Abstract

Pondok Pesantren merupakan lembaga keagamaan yang memberikan pendidikan, pengembangan dan pengajaran dalam menyebarkan agama Islam. Di dalam pondok pesantren, tidak hanya diajarkan tentang ilmu pendidikan agama saja, tetapi pendidikan lainnya seperti pendidikan kepemimpinan. Didalamnya santri diajarkan untuk menjadi pemimpin yang bisa memimpin dirinya sendiri dan memimpin kelompoknya agar bisa bertanggung jawab dalam kegiatan. Dengan adanya strategi yang diterapkan pondok pesantren putri Al-Lathifiyyah 2 Bahrul Ulum Jombang diharapkan santri menjadi pribadi yang mempunyai  berakhlakul karimah, berkarakter baik, bermoral dan toleran, serta santri mampu menerapkan ilmu yang didapatkan dari pondok pesantren ketika terjun langsung ke masyarakat. Tujuan dari penelitian ini agar santri memiliki rasa percaya diri untuk mengembangkan kegiatan pendidikan kepemimpinan yang ada di Pondok Pesantren. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Strategi Pondok Pesantren dalam mengembangkan pendidikan Kepemimpinan bagi santri di Pondok Pesantren Putri Al – Lathifiyyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas, antara lain : membentuk pemimpin-pemimpin yang bijaksana yang bisa mengarahkan pondok pesantren ke dalam hal yang baik, bisa berorganisasi dengan baik. Adapun faktor pendukung yaitu adanya narasumber yang berpengalaman seperti dari keluarga ndalem serta alumni yang sudah terbukti pengalaman kepemimpinannya,adanya pengurus pondok pesantren, pengurus ribath dan pengurus kamar yang akan membantu kegiatan kepemimpinan. Faktor penghambat yaitu adanya tata tertib dari pondok yang membuat santri tidak bisa bebas untuk berorganisasi, adanya rasa malas dari santri sehingga santri tidak mengikuti kegiatan pendidikan kepemimpinan, Rasa tidak kepercayaan diri sehingga santri tidak ingin ikut berorganisasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pondok pesantren dalam mengembangkan Pendidikan leadership(kepemimpinan) santri sudah baik dan kegiatan di pondok pesantren mampu mendukung pengembangkan pendidikan kepemimpinan santri.

Downloads

Published

2023-08-29