STORY TELLING PEMBANGUN KARAKTER DALAM MATA PELAJARAN GURU AGAMA ISLAM DI SMA ISLAM TERPADU DAARUSSALAAM SANGATTA

Authors

  • Eko Nursalim STAI Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Nur Novi Yana STAI Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Ahmad Rawi STAI Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Achmad khafi STAI Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Muhammad Azka Wahyu Aroby STAI Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Indonesia

Keywords:

Story Telling, Pembangunan Karakter, dan Mata Pelajaran Guruan Agama Islam

Abstract

Story telling adalah salah satu metode yang menarik untuk digunakan oleh guru PAI SMA Islam Terpadu Daarussalaam Sangatta. Hal tersebut dikarenakan lebih berminatnya para siswa di dalam mengikuti pembelajaran. Bermenengahkan pernyataan ini, maka dilakukan penelitian dengan fokus penelitian yang menitik beratkan pada penerapan story telling pembangun karakter dalam mata pelajaran guruan agama Islam di SMA Islam Terpadu Daarussalaam Sangatta yang meliputi karakter disiplin dan religius, serta faktor yang mempengaruhinya. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang guru guruan agama Islam. Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumenter. Kemudian diolah melalui proses reduksi data, display data, dan verifikasi data. Sedangkan untuk menganalisiskan data penulis menggunakan analisis deskriptif dan kualitatif. Akhirnya dapat diambil kesimpulan bahwa 1) Penerapan story telling pembangun karakter dalam mata pelajaran guruan agama Islam di SMA Islam Terpadu Daarussalaam Sangatta tergambar pada; a) Guru PAI telah menggunakan story telling di dalam pembelajaran. Banyak yang didapat oleh siswa, salah satunya ialah terbangunnya karakter disiplin siswa. b) Guru PAI telah menggunakan story telling di dalam pembelajaran. Banyak yang didapat oleh siswa, salah satunya ialah terbangunnya karakter religius siswa. 2) Faktor-Faktor yang mempengaruhinya, seperti; a) Guru PAI telah berkemampuan dalam mengajar dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan berminatnya siswa mengikuti proses pembelajaran dengan baik dan termotivasinya siswa untuk berperilaku baik. b) Guru PAI sudah lama mengajarnya dan juga sangat berpengalaman dalam mengajar. Hal ini dikarenakan oleh sudah sangat pahamnya guru PAI mengenai karakter para siswa saya, sehingga cara atau metode mengajar telah disesuaikan.

Downloads

Published

2024-04-09