EKSISTENSI TRADISI PACU SAMPAN LEPER DI TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR PROVINSI RIAU

Authors

  • Mesye Priliza Agusvina Universitas Islam Riau
  • Syefriani Universitas Islam Riau

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang Eksistensi Tradisi Pacu Sampan Leper Di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau rumusan masalah yaitu Bagaimanakah Eksistensi Tradisi Pacu Sampan Leper Di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Teori Eksitensi yang  digunakan dalam penelitian ini adalah Save M. Dagun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif interatif dan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan teknik dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tembilahan. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang  (1 Orang Tetua, 1 Orang Tokoh LAM Indragiri Hilir, 1 Orang Pelaku Sampan Leper dan 2 Orang Tokoh Masyarakat). Dalam Penelitian ini ada 3 hal yang memepengaruhi Eksistensi yaitu : (1) Aktivitas Kerja, (2)Memiliki Fakta, (3)usaha yang dilakukan untuk mempertahanlan eksistensinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi tradisi Pacu Sampan Leper tercermin melalui aktivitas kerja masyarakat, seperti persiapan lomba oleh panitia, partisipasi peserta dalam menghias sampan, serta penggunaan sampan sebagai alat transportasi dan mata pencaharian nelayan saat air surut. Fakta sejarah yang kuat sejak tahun 1995, didukung dokumentasi, keterlibatan pemerintah, dan partisipasi masyarakat setiap tahun, memperkuat keberadaan tradisi ini sebagai warisan budaya lokal. Untuk mempertahankan eksistensinya, masyarakat dan pemerintah melakukan berbagai upaya seperti promosi di media sosial, pembelajaran muatan lokal di sekolah, serta pencarian arena pacu baru yang layak.

Kata kunci: Eksistensi Tradisi,  “ Pacu Sampan LeperIndragiri Hilir

Downloads

Published

2025-07-20