BUDAYA MARSIDAPARI DALAM MEMBANGUN KEBERSAMAAN YANG KOMPAK Di KELURAHAN PASAR SIBORONG-BORONG

Authors

  • Hertati Tambunan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Avni Milanda Zebua Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Daud Sagala Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Monika Sinaga Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Nurika Sianturi Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Roger Pakpahan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Bernard Lubis Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Abstract

Toba. Konsep marsiadapari menggambarkan kesediaan masyarakat untuk saling membantu dalam berbagai kegiatan seperti , bertani,membangun rumah,acara adat,serta pekerjaan sosial .Tindakan kebersamaan ini menunjukan solidaritas ,kekompakan,dab rasa tanggung jawab bersama ,Dalam persepktif kekristenan,nilai salaing menanggung beban juga ditekanan dalam Galatia 6;2, yang mengingatkan jemaat untuk saling peduli sebagai wujud hukum kristus .Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi marsidapari dalam membangun kebersamaan yang kompak dikelurahan pasar siborog-borong serta menelusuri keterkatiannya dengan Galatia 6;2 . Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara ,observasi, dan dokumentasi,penelitian menunjukan bahwa marsidapari masih menjadi Pratik penting dalam mempereat persatuan ,meringkan beban individu,serta menjaga identitas budaya. Pemerintah kelurahan,gereja,da tokoh masyakarat terus mendorong pelestarian budaya ini .

Kata Kunci: Gotong Royong, Marsiadapari, Kebersamaan, Masyarakat Batak Toba, Galatia 6:2

 

Downloads

Published

2025-12-17

Most read articles by the same author(s)