BUDAYA MARSIDAPARI DALAM MEMBANGUN KEBERSAMAAN YANG KOMPAK Di KELURAHAN PASAR SIBORONG-BORONG
Abstract
Toba. Konsep marsiadapari menggambarkan kesediaan masyarakat untuk saling membantu dalam berbagai kegiatan seperti , bertani,membangun rumah,acara adat,serta pekerjaan sosial .Tindakan kebersamaan ini menunjukan solidaritas ,kekompakan,dab rasa tanggung jawab bersama ,Dalam persepktif kekristenan,nilai salaing menanggung beban juga ditekanan dalam Galatia 6;2, yang mengingatkan jemaat untuk saling peduli sebagai wujud hukum kristus .Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi marsidapari dalam membangun kebersamaan yang kompak dikelurahan pasar siborog-borong serta menelusuri keterkatiannya dengan Galatia 6;2 . Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara ,observasi, dan dokumentasi,penelitian menunjukan bahwa marsidapari masih menjadi Pratik penting dalam mempereat persatuan ,meringkan beban individu,serta menjaga identitas budaya. Pemerintah kelurahan,gereja,da tokoh masyakarat terus mendorong pelestarian budaya ini .
Kata Kunci: Gotong Royong, Marsiadapari, Kebersamaan, Masyarakat Batak Toba, Galatia 6:2







