KEKRISTENAN MEMBUDAYAKAN ILMU PENGETAHUAN DENGAN DAN TANPA METODOLOGIS NATURALISME

Authors

  • Charli Basatua Manik Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Bernard Lubis Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Cindy Balos Simangunsong Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Latika Sari Simamora Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Helma Sugiarti Sinambela Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Geby Hutabarat Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung
  • Santa Putri Samosir Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan yang kompleks antara Kekristenan dan ilmu pengetahuan modern, menolak narasi konflik yang disederhanakan dan berargumen bahwa iman Kristen adalah faktor kultural dan epistemologis utama yang memungkinkan munculnya sains di Eropa Barat, berakar pada pandangan Tuhan yang rasional dan penciptaan yang teratur. Penelitian ini mengusung tesis bahwa Kekristenan membudayakan ilmu pengetahuan dalam dua cara: dengan merangkul Naturalisme Metodologis (NM) sebagai alat pragmatis untuk studi empiris tentang keteraturan alam tanpa merujuk pada intervensi ilahi; dan tanpa NM, dengan mempertahankan kerangka teistik yang menyediakan motivasi, dukungan institusional (seperti pendirian universitas), konteks etis, dan hipotesis metafisik untuk isu-isu asal-usul (origins) dan kesadaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif dan historis-filosofis, yang melibatkan analisis konseptual ketat terhadap NM, Naturalisme Ontologis (NO), dan Ilmu Pengetahuan Teistik, serta analisis historis-kontekstual untuk menelusuri kontribusi Kristen pada kerangka filosofis sains. Tujuannya adalah memberikan pemahaman yang bernuansa tentang kompatibilitas, konflik, dan kontribusi timbal balik antara Kekristenan dan praktik ilmiah.

Kata Kunci: Kekristenan dan Ilmu Pengetahuan, Naturalisme Metodologis, Naturalisme Ontologis, Ilmu Pengetahuan Teistik, Revolusi Ilmiah.

Downloads

Published

2025-12-17

Most read articles by the same author(s)