DAYA TARIK GEOGRAFIS DAN SOSIAL BUDAYA NAGARI PARIANGAN

Authors

  • Dahnila Aini UIN Suska Riau
  • Zuladyra Rudani UIN Suska Riau
  • Yulia Novita UIN Suska Riau
  • Fatmawati UIN Suska Riau

Abstract

Nagari Pariangan di lereng Gunung Marapi, Sumatera Barat, dikenal sebagai nagari tuo Minangkabau dan diyakini sebagai pusat awal terbentuknya peradaban Minangkabau. Nagari ini memiliki daya tarik geografis dan sosial budaya yang kuat serta saling berkaitan dalam membentuk identitas masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya tarik geografis dan sosial budaya Nagari Pariangan serta perannya dalam menjaga keberlanjutan identitas nagari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi geografis Nagari Pariangan yang berada pada ketinggian 800–1000 mdpl dengan topografi perbukitan dan tanah vulkanik yang subur mendukung berkembangnya permukiman agraris dan sistem persawahan berjenjang. Kondisi ini membentuk pola tata ruang nagari yang selaras dengan lingkungan alam. Dari aspek sosial budaya, sistem kekerabatan matrilineal, peran lembaga adat, serta filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah masih dijalankan secara konsisten. Perkembangan pariwisata memberikan manfaat ekonomi, namun juga menghadirkan tantangan terhadap pelestarian budaya dan lingkungan. Penelitian ini menegaskan bahwa daya tarik geografis dan sosial budaya Nagari Pariangan merupakan hasil hubungan harmonis antara manusia, adat, dan alam, sehingga relevan sebagai kajian geografi budaya dan pembangunan berbasis kearifan lokal.

Kata Kunci: Nagari Pariangan, Daya Tarik Geografis, Sosial Budaya, Minangkabau.

Downloads

Published

2025-12-17

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >>