HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP KUALITAS HIDUP PEREMPUAN PADA MASA LANSIA DI KELURAHAN BUKIT TUNGGALKECAMATAN JEKAN RAYA KOTA PALANGKA RAYA
Abstract
Meningkatnya jumlah lansia di Indonesia berdampak pada tingginya masalah kesehatan, terutama gangguan psikologis seperti depresi dan kecemasan. Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas emosional dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Perempuan lansia lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan peran sosial, kehilangan pasangan, serta berkurangnya dukungan emosional. Di Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, tercatat 78 lansia, terdiri dari 45 perempuan (57,7%) dan 33 laki- laki (42,3%). Kondisi ini menunjukkan bahwa perempuan lansia membutuhkan perhatian khusus terhadap kesejahteraan psikologisnya. Penelitian melibatkan 43 perempuan lansia dengan instrumen kuesioner dukungan keluarga, tingkat depresi, dan kualitas hidup. Hasil menunjukkan 41,5% lansia memiliki dukungan keluarga kategori cukup, sedangkan 51,1% mengalami depresi ringan. Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup (p=0,000) serta antara tingkat depresi dengan kualitas hidup (p=0,009). Dukungan keluarga menjadi faktor paling berpengaruh dengan nilai Exp(B)=11,232.
Kata kunci: Dukungan Keluarga, Depresi, Kuallitas Hidup, Lansia







