PENGARUAH PSIKOLOGI PERKEMBANGAN NON DIREKTIF TERHADAP PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK
Keywords:
psikologi non-direktif, Carl Rogers, peserta didik, perkembangan, pendidikan humanistikAbstract
Pendekatan non-direktif dalam psikologi perkembangan, yang dipelopori oleh Carl R. Rogers, memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik. Pendekatan ini menekankan pada pentingnya hubungan yang hangat, empatik, dan tanpa penilaian antara pendidik dan peserta didik, serta memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi dirinya sendiri dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian atau kajian ini adalah untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip psikologi non-direktif memengaruhi perkembangan emosional, sosial, dan kognitif peserta didik. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, ditemukan bahwa penerapan pendekatan non-direktif dapat meningkatkan rasa percaya diri, kemandirian, tanggung jawab, serta menciptakan iklim belajar yang kondusif. Kesimpulannya, pendekatan ini relevan dan efektif dalam mendukung pendidikan yang berorientasi pada perkembangan potensi dan kemanusiaan peserta didik secara holistik.
References
Corey, G. (2020). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Boston: Cengage Learning.
Republik Indonesia, Undang-undang Republik Indonesia No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen & Undang-undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 tentang sisdiknas, (Bandung: Permana, 2006), h. 65.
Rogers, C. R. (1942). Counseling and Psychotherapy: Newer Concepts in Practice. Boston: Houghton Mifflin.
Rogers, C. R. (1951). Client-Centered Therapy: Its Current Practice, Implications and Theory. Boston: Houghton Mifflin.
Rogers, C. R. (1961). On Becoming a Person: A Therapist's View of Psychotherapy. Boston: Houghton Mifflin.
Tim Dosen Administrasi Pendidikan UPI, Manajemen Pendidikan, (Bandung: Alfabeta, 2009), h. 205.







