ASBĀBUN NUZŪL SEBAGAI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM STUDI ULUMUL QUR’AN
Keywords:
Asbābun Nuzūl, pendekatan kontekstual, Ulumul Qur’an, tafsir, penafsiran ayatAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis Asbābun Nuzūl sebagai pendekatan kontekstual dalam studi Ulumul Qur’an. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami ayat Al-Qur’an tidak hanya secara tekstual, tetapi juga berdasarkan konteks historis dan sosial yang melatarbelakangi turunnya ayat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, dan sumber tertulis yang relevan dengan tema Asbābun Nuzūl, Ulumul Qur’an, dan tafsir kontekstual. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asbābun Nuzūl memiliki fungsi penting dalam menjelaskan makna ayat, menghindarkan kesalahan penafsiran, dan menghubungkan teks Al-Qur’an dengan realitas yang melatarinya. Analisis pada QS. Al-Baqarah: 115, QS. An-Nur: 11, dan QS. Al-Mujadilah: 1 memperlihatkan bahwa konteks turunnya ayat membantu mengungkap dimensi hukum, moral, dan sosial secara lebih utuh. Penelitian ini menegaskan bahwa Asbābun Nuzūl bukan hanya penjelas historis, tetapi juga instrumen metodologis yang memperkuat relevansi penafsiran Al-Qur’an dalam berbagai konteks kehidupan.











