EPISTEMOLOGI KERUGIAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF TAFSIR SOSIAL: ANALISIS HERMENEUTIKA QS. AL-‘ASHR

Authors

  • Selvi Indah Permatasari Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang
  • Salim Ashar Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Keywords:

epistemologi, kerugian manusia, tafsir sosial, hermeneutika QS Al-‘Ashr

Abstract

Konsep kerugian manusia dalam QS Al-‘Ashr secara normatif dipahami sebagai kondisi spiritual individu yang jauh dari iman dan amal saleh. Namun, dalam realitas kontemporer kerugian manusia tidak hanya bersifat individual, tetapi juga tampak dalam bentuk krisis sosial seperti meningkatnya individualisme, disinformasi, dan melemahnya solidaritas sosial. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap konsep kerugian masih cenderung reduktif dan belum sepenuhnya menyentuh dimensi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji epistemologi kerugian manusia dalam QS Al-‘Ashr melalui perspektif tafsir sosial dengan analisis hermeneutika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), serta pendekatan hermeneutika untuk menganalisis relasi antara teks, konteks, dan realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa epistemologi kerugian dalam QS Al-‘Ashr dibangun secara integratif melalui wahyu, rasionalitas, dan pengalaman sosial. Kerugian manusia tidak hanya disebabkan oleh kelemahan individu, tetapi juga oleh kegagalan membangun struktur sosial yang berbasis nilai kebenaran dan kesabaran. Oleh karena itu, QS Al-‘Ashr menawarkan solusi kolektif melalui iman, amal saleh, serta tanggung jawab sosial sebagai upaya keluar dari kerugian secara komprehensif.

Downloads

Published

2026-04-14