KONSEP TAWADHU’ DALAM SURAT AL-FURQON AYAT 63
Kajian Analisis Prespektif Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah
Keywords:
Tawadhu’, Quraish Shihab, Qs. Al-Furqon 63, Tafsir Al-Misbah, Akhlak Qur’aniAbstract
Konsep tawadhu’ sebagai sikap rendah hati yang mencerminkan kedalaman spiritual dan kematangan akhlak merupakan karakter utama seorang mukmin dalam kehidupan sosial. Penelitian ini menelaah konsep tawadhu’ berdasarkan QS. Al-Furqān ayat 63 dengan mengaitkannya pada perspektif Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah serta didukung oleh beberapa literatur tafsir lainnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat ini menegaskan bahwa tawadhu’ bukan sekadar sikap fisik yang sederhana, melainkan kesadaran diri sebagai hamba Allah yang tercermin dalam perilaku santun, tidak arogan, dan mampu merespons interaksi sosial dengan penuh kedamaian. Pemaknaan Quraish Shihab tersebut menghasilkan formulasi konsep tawadhu’ yang integratif antara dimensi teologis dan sosial. Implikasi temuan ini menunjukkan bahwa penguatan nilai tawadhu’ sangat relevan dalam membangun karakter pribadi dan masyarakat Muslim yang harmonis di tengah kehidupan modern yang kompetitif dan rentan krisis moral.











