KONSEP SABAR DALAM AL-QUR’AN: NILAI MORAL DAN RELEVANSINYA DALAM KEHIDUPAN MODERN
Abstract
Sabar merupakan salah satu nilai fundamental yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan memiliki peran penting dalam pembentukan moral individu serta tatanan sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep sabar menurut Al-Qur’an, baik dari segi makna, dimensi moral, maupun relevansinya dalam konteks kehidupan modern. Melalui pendekatan tafsir tematik (maudhū‘ī), pembahasan ini menyoroti ayat-ayat yang berkaitan dengan sabar seperti dalam QS. Al-Baqarah [2]: 153–157, QS. Āli ‘Imrān [3]: 200, dan QS. Az-Zumar [39]: 10. Hasil kajian menunjukkan bahwa sabar tidak hanya bermakna menahan diri dalam menghadapi ujian, tetapi juga mencakup keteguhan dalam beribadah, konsistensi dalam kebaikan, serta kontrol moral dalam relasi sosial. Dalam konteks kehidupan modern yang penuh tekanan dan ketidakpastian, nilai sabar menjadi prinsip moral yang relevan untuk menjaga keseimbangan emosi, memperkuat etika sosial, dan menumbuhkan ketahanan spiritual. Oleh karena itu, sabar bukan sekadar ajaran spiritual, tetapi juga menjadi fondasi moral universal yang dapat diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.
Kata Kunci : Sabar, Al-Qur’an, Nilai Moral, Kehidupan Modern, Etika Islam







