HAMBATAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN INOVASI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPETENSI ABAD 21

Authors

  • Nurhaswinda Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Nabila Asla Putri Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Syahda Alvira Julianda Swid Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Nasyrah Rahmatillah Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Anggun Aisyah Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Kania Ananda N. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Arya Bayu Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • Miftahul Aqsha Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
  • M. Rizki Triwandi Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Abstract

Kompetensi abad ke-21 menjadi salah satu tuntutan penting dalam dunia pendidikan karena berfokus pada pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi yang diperlukan peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan global. Guru memiliki peran strategis dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan kompetensi tersebut ke dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Namun, dalam praktiknya, guru masih menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi keberhasilan implementasi pembelajaran berbasis kompetensi abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yang dihadapi guru sekolah dasar dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis kompetensi abad ke-21. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal, buku, prosiding, dan dokumen pendidikan yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan inovasi pembelajaran dan kompetensi abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan yang dihadapi guru meliputi keterbatasan pemahaman tentang kompetensi abad ke-21, rendahnya penguasaan teknologi informasi dan komunikasi, keterbatasan sarana dan prasarana, tingginya beban administrasi, beragamnya karakteristik peserta didik, serta kurangnya pelatihan dan dukungan institusi sekolah. Hambatan tersebut berdampak pada belum optimalnya pengembangan inovasi pembelajaran yang mampu mendukung pencapaian kompetensi abad ke-21 peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penyediaan fasilitas pendukung, serta penguatan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21.

Kata Kunci: Hambatan Guru, Inovasi Pembelajaran, Kompetensi Abad Ke-21, Sekolah Dasar, Pembelajaran Inovatif

Downloads

Published

2026-06-25

Most read articles by the same author(s)