TRADISI BASIACUONG DI DALAM PERESMIAN PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT KAMPAR RIAU
Keywords:
Basiacuong, masyarakat, melayuAbstract
Fungsi Basiacuong dalam masyarakat kabupaten Kampar adalah untuk melatih keterampilan Komunikasi, mengajarkan perilaku tertib, disiplin, tahu aturan, mengajarkan kita sikap Menghormati, mengajarkan kesopanan, sebagai sarana untuk bersilaturrahmi, memberikan Pelajaran atau masehat kepada masyarakat dan mendorong masyarakat untuk selalu bekerja sama Dan saling tolong menolong dalam kehidupan sehari-hari. Poin-poin ini adalah bentuk yang harus Dimiliki oleh seorang individu yang cerdas secara interpersonal. Basiacuong memiliki peran penting dalam mendorong masyarakat untuk terampil berbicara, mempertinggi sopan santun, dan menyampaikan pelajaran atau nasihat. Tradisi ini juga berfungsi sebagai sarana untuk bersilaturrahmi dan mendorong masyarakat untuk bekerja sama.
References
Amir Luthfi, Agama dan Tradisi Masyarakat Limo Koto Kampar, (Pekanbaru: Pusat Penelitian IAIN Susqa, 1980)
Kamiasar, Kato Bajawab Gayung Bersambuik (Airtiris: Tp. 1992).,
Mohd Yunus, tradisi basiacuong dalam masyarakat adat limo kpto Kampar (Pekanbaru:2013)
Said Muhidin, Adat dan Kebudayaan Pasir Pengaraian, (Pekanbaru: Tp. Tt,).
Selamat Mulyana, Sriwijya, (Palembang, TP.: 2006),
Yusri Rustam, Basiacuong Upacara AdatTradisional Limo Koto Bangkinang, (Bangkinang: tp, 1995)







