KETELADANAN YESUS SEBAGAI GURU AGUNG MEMBENTUK LANDASAN PENDIDIKAN SPIRITUAL DALAM SEJARAH PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

Authors

  • Phine Pakpahan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Jelyanti Nababan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Novita Tamba Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Niel Siahaan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Yesus Guru Agung; Landasan Pendidikan Spritual, Sejarah PAK

Abstract

Artikel ini membahas tentang “ keteladanan Yesus sebagai Guru Agung Membentuk Landasan Pendidikan Spiritual dalam Sejarah Pendidikan Agama Kristen". Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang meliputi pengumpulan dan analisis berbagai sumber yang berkaitan dengan topik ini. Artikel ini akan menguraikan tentang  bagaimana keteladanan Yesus sebagai Guru Agung dalam berbagai sikap dan perbuatan.  Selain itu, artikel ini juga membahas tentang Landasan Spritual dalam sejarah Pendidikan Agama Kristen sampai saat ini. Pendidikan Kristen untuk mencapai Landasan  yang kuat , pemahaman Alkitab, dan pengembangan filosofi pengajaran yang kuat. Diharapkan artikel ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai keteladanan Yesus Sebagai Guru Agung sebagai informasi pengajaran  untuk masa depan.

References

Perrin, D. B. (2007). Studying Christian Spirituality. Studying Christian Spirituality, 2, 1–346. https://doi.org/10.4324/9780203944776

Samuel sijabat 2016. Menjadi hamba yang setia, cendekia, dan berhati mulia:sebuah antologi, anggota IKAPI

Imeldawati, Tiur. "Guru PAK Sebagai Desainer Pendidikan." Kerugma: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2.1 (2020): 32-49.

Siahaan, Christa, and Djoys Anneke Rantung. "Peran orangtua sebagai pendidik dan pembentuk karakter spiritualitas remaja." Jurnal Shanan 3.2 (2019): 95-114.

Downloads

Published

2024-11-13

How to Cite

Phine Pakpahan, Jelyanti Nababan, Novita Tamba, & Niel Siahaan. (2024). KETELADANAN YESUS SEBAGAI GURU AGUNG MEMBENTUK LANDASAN PENDIDIKAN SPIRITUAL DALAM SEJARAH PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(4), 5267–5285. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1468