PERLUNYA KETAATAN KEPADA TUHAN ( Historis Kritis Keluaran 5:1-3)

Authors

  • Samuel Cibro Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Ture Hot Tumangger Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Ketaatan, Pembebasan, Hermeneutik, Teologi Eksodus, Konflik Sosial-Religius.

Abstract

Artikel ini mengkaji pentingnya ketaatan kepada Tuhan melalui pendekatan historis-kritis terhadap teks Keluaran 5:1-3, yang menggambarkan momen krusial dalam pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir. Penelitian ini mengeksplorasi dinamika kompleks antara ketaatan spiritual, konflik kekuasaan, dan perjuangan untuk merdeka, yang terwujud dalam interaksi antara Musa, Harun, dan Firaun.Dengan analisis yang mendalam, artikel ini mengungkap bahwa ketaatan kepada Tuhan merupakan tindakan transformatif yang melampaui sekadar ritual. Teks tersebut menarasikan bagaimana kedaulatan Ilahi menantang struktur kekuasaan yang tidak adil, di mana Musa dan Harun bertindak sebagai utusan pembebasan.Studi ini menyimpulkan bahwa ketaatan sejati memerlukan keberanian untuk melawan penindasan, pengakuan akan otoritas Ilahi yang mengungguli kekuasaan manusia, dan komitmen untuk melakukan transformasi sosial yang signifikan. Artikel ini menyajikan perspektif teologis dan historis yang kaya dengan implikasi etis dan spiritual, memperkaya pemahaman kita tentang konsep ketaatan kepada Tuhan.

References

John Stott, The Contemporary Christian (InterVarsity Press, 1992), hal. 98-99.

Wilfred Cantwell Smith, The Meaning and End of Religion (Fortress Press, 1963), hal. 55-57.

John Piper, Desiring God (Multnomah Books, 2003), hal. 125-126.

Walter Brueggemann, Theology of the Old Testament (Fortress Press, 1997), hal. 200-205.

Dietrich Bonhoeffer, The Cost of Discipleship (SCM Press, 1959), hal. 79-81.

Walter Brueggemann, Old Testament Theology (Fortress Press, 2008), hal. 150-152.

N. T. Wright, Scripture and the Authority of God (HarperOne, 2013), hal. 112-114.

Richard J. Foster, Celebration of Discipline (HarperOne, 1978), hal. 100-102.

Paredes, J. C. R. G. , *KETAATAN DEMI KERAJAAN ALLAH.

Bromiley, G. W. , Theological Dictionary of the New Testament.

Lele, Makna Ketaatan Menurut Kitab Daniel.

SESAWI. NET, Taat pada Otoritas.

GRII Sydney, Ketaatan (5): Sikap Sejati di Dalam Ketaatan.

Satu Harapan, Ketaatan Karena Kasih.

NDC Ministry, Taat kepada Otoritas.

W. F. Albright, From the Stone Age to Christianity: Monotheism and the Historical Process, (Baltimore: Johns Hopkins University Press, 1940), 98-102.

M. Noth, The History of Israel, (New York: Harper & Row, 1960), 112-114.

J. A. Motyer, The Message of Exodus, (Downers Grove: InterVarsity Press, 2005), 62.

L. G. Perdue, The Sword and the Stylus: An Introduction to Wisdom in the Age of the Hebrew

Bible, (Minneapolis: Fortress Press, 2008), 204.

K. L. Barker, Exodus: An Exegetical Commentary, (Grand Rapids: Baker Book House,

, 45

H. W. F. N. Haldane, Exodus and Its Significance, (London: The Religious Tract Society,

, 70-72.

E. W. Bullinger, Figures of Speech Used in the Bible, (London: Eyre & Spottiswoode, 1898),

R. K. Harrison, Introduction to the Old Testament, (Grand Rapids: Eerdmans, 1969), 375.

R. L. Hubbard, The Book of Exodus, (Grand Rapids: Baker Books, 1990), 31-33.

Downloads

Published

2024-12-16

How to Cite

Samuel Cibro, & Ture Hot Tumangger. (2024). PERLUNYA KETAATAN KEPADA TUHAN ( Historis Kritis Keluaran 5:1-3). Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 515–524. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1617