PEMBELAJARAN DARI KURIKULUM 13 KE KURIKULUM MERDEKA: IDENTIFIKASI PERUBAHAN METODE PENGAJARAN DAN DAMPAK TERHADAP SISWA
Keywords:
Kurikulum 2013, Kurikulum Merdeka, metode pengajaran, dampak siswa, pembelajaran berbasis proyek.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan metode pengajaran dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka serta dampaknya terhadap siswa. Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai upaya untuk memberikan kebebasan lebih kepada guru dalam merancang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa dan konteks lokal. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berbasis proyek, diferensiasi, dan pengembangan kompetensi esensial siswa, berbeda dengan Kurikulum 2013 yang lebih fokus pada pendekatan tematik terpadu. Guru diberi kebebasan untuk memilih materi dan metode pembelajaran yang sesuai, sehingga meningkatkan kreativitas dan fleksibilitas dalam pengajaran. Dampaknya terhadap siswa meliputi peningkatan keterlibatan, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi, meskipun beberapa siswa menghadapi tantangan adaptasi. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk memaksimalkan penerapan Kurikulum Merdeka dan mendukung transisi yang lebih mulus bagi siswa.
References
Bell, S. (2010). “Project-Based Learning for the 21st Century: Skills for the Future.” The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues, and Ideas, 83(2), 39-43.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Kemendikbud. (2020). Laporan Evaluasi Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan Implementasi untuk Guru. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kemendikbudristek. (2023). Transformasi Pendidikan melalui Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Purwanto, A. (2022). “Kesiapan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18(1), 45-56.
Rogers, C. (1983). Freedom to Learn for the 80s. Columbus: Charles E. Merrill.
Suhartini, A. (2021). “Evaluasi Implementasi Pendekatan Saintifik pada Kurikulum 2013.” Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(2), 25-30.
Suhartini, A. (2022). “Adaptasi Siswa terhadap Pendekatan Pembelajaran Baru dalam Kurikulum Merdeka.” Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 45-52.
Tomlinson, C. A. (2001). How to Differentiate Instruction in Mixed-Ability Classrooms. Alexandria: ASCD.







