PENGGUNAAN NOTASI BALOK PADA LAGU-LAGU DALAM IBADAH PERNIKAHAN BATAK TOBA OLEH TIM MEGARA MUSIC BRASS DI HKBP SUMBUL KABUPATEN DAIRI
Keywords:
Notasi Balok , Lagu-lagu Ibadah Pernikahan Batak Toba, Musik BrasssAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyajian notasi balok oleh tim Megara Music Brass, dan persepsi jemaat terhadap penggunaan notasi balok dalam iringan lagu-lagu ibadah pernikahan Batak Toba oleh Tim Megara Music Brass di gereja HKBP Sumbul Kabupaten Dairi, salah satu lagu ibadah pernikahan diantara adalah “Sai Tiur Ma Langka Muna dan Martua Dongan Angka Na Sabagas”. Lagu ini dinyanyikan oleh jemaat gereja saat ibadah pernikahan khususnya di gereja HKBP. Membahas penggunaan notasi balok dalam lagu-lagu ibadah pernikahan Batak Toba yang di iringi oleh Tim Megara Music Brass di HKBP Sumbul Kabupaten Dairi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana notasi balok merepresentasikan melodi, harmoni, dan ritme lagu-lagu tersebut, serta bagaimana notasi tersebut berdampak pada penyampaian pesan dan nuansa musik dalam konteks pernikahan Batak Toba. Salah satunya lagu yang biasa digunakan pada saat ibadah pernikahan Batak Toba adalah “Sai Tiur Ma Langka Muna “ dan “Martua Dongan Angka Na Sabagas” Lagu Sai Tiur ma Langkamuna dan Martua Dongan Angka Na Sabagas adalah dua lagu pujian Batak Toba yang sering dinyanyikan dalam ibadah pernikahan. Kedua lagu ini memiliki makna yang dalam dan penuh inspirasi, mencerminkan nilai-nilai luhur dalam budaya Batak Toba, khususnya dalam konteks pernikahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis musik, menggunakan data berupa rekaman audio-visual ibadah pernikahan dan partitur lagu yang digunakan. Alat musik yang digunakan oleh Tim Megara Music Brass terdiri dari 2 saxophone alto, satu terompet,dan satu terombone. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemahaman yang lebih dalam tentang peran musik dalam liturgi pernikahan Batak Toba, khususnya terkait adaptasi notasi balok dalam konteks budaya dan keagamaan setempat, serta implikasinya bagi pengembangan musik gereja Batak Toba di masa mendatang.
References
Arief Ardian, (2016). Pemanfaatan Program "BaTa"Pada Pembelajaran Seni Musik Untuk Meningkatkan Pemahaman Notasi Balok Dan Notasi Angka Siswa.Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Banoe. (2017). Seminar Nasional"Seni dam Desain Membangun Tradisi Inovasi Melalui Riset Berbasis Praktik Seni Dan Desain.
Cipta Febri. 2016. Implementasi Pembelajaran Mandiri dalam Keterampilan Memainkan Terompet.Jurnal seni dan Desain Serta Pembelajaran.
Cosmas Gatot Haryono.(2020).Ragam Metode Penelitian kualitatif Komunikasi. Jawa Barat: CV jejak
Emzir.2020. Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif dan kualitatif .Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Hardani. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif.Yogyakarta: CV Pustaka Ilmu.
Hendro. 2017. Pembelajaran Notasi Balok Melalui Sofware Sibelius.
Murdianto Eko . (2020).Metode Penelitian Kualitatif.Yogyakarta :UPN Veteran
Nugraharani Farida.2014.Metode Penelitian kualitatif dalam Bidang Pendidikan Bahasa.Solo : Cakra Books
Salim, Syahrun. (2012). Penelitian kualitatif.Bandung:Cipta pustaka, Media.
Siswanto Dan Feri. (2018). Pemahaman Mentrik dalam Membaca Notasi Balok. Palembang : Seni Desain Dan Budaya
Sodik Ali. (2015). Dasar Metode Penelitian.Yogyakarta : Litrasi Media Publising
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif,dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.
Sukohardi. 2020. Pembelajaran Notasi Balok : Pengertian Dinamika Menurut Ahli.
Tasya Elmy. (2022). Pengertian Not Balok, Fungsi dan Cara Membacanya. Detik Jawa Barat.
Wenny. (2011). Modul Riset Keperawatan. Gorontalo : Jurusan Keperawatan Politekes Kemenkes







