DAMPAK AKTIVITAS TAMBANG TERHADAP BENTANG ALAM DAN GEOMORFOLOGI KALIMANTAN

Authors

  • M. Muftih Fashlih Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Rama Aulia Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Fauziah Hafifah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Addina Zahara Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Pertambangan, Geomorfologi, Air Asam Tambang, Lingkungan, Kalimantan

Abstract

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas pertambangan terhadap bentang alam dan geomorfologi di Kalimantan. Kegiatan pertambangan, khususnya tambang batubara, telah menyebabkan perubahan signifikan pada topografi, kualitas tanah, serta keseimbangan ekosistem. Salah satu dampak utama yang terjadi adalah terbentuknya Air Asam Tambang (AAT) yang mencemari sumber air dan menyebabkan degradasi lingkungan. Selain itu, aktivitas pertambangan juga meningkatkan risiko bencana seperti erosi, longsor, dan banjir akibat hilangnya vegetasi alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait dampak pertambangan di Kalimantan. Analisis dilakukan terhadap data dari penelitian sebelumnya yang membahas pencemaran lingkungan, perubahan geomorfologi, serta dampak sosial akibat pertambangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak negatif pertambangan terhadap bentang alam Kalimantan sangat signifikan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih ketat, implementasi reklamasi yang optimal, serta pengelolaan limbah yang berkelanjutan untuk mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan.

References

Abrar, S. Hukum Pertambangan. Yogyakarta: UII Press, 2004.

Efendi, A. Prinsip-prinsip pengelolaan pertambangan berbasis lingkungan berdasar UUD 1945. Jurnal Konstitusi, 1(1), 84, 2012.

Fitriyanti, R. Pertambangan batubara: Dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi. Jurnal Redoks, 1(1), 34–40, 2016.

Hidayat, L. Pengelolaan lingkungan areal tambang batubara (studi kasus AAT di PT Bhumi Rantau Energi). Jurnal ADHUM, 7(1), 44–49, 2017.

Iqbal, M. P., Imadadienan, F. J., & Pius, G. Ancaman tambang batubara terhadap keanekaragaman hayati di Kalimantan. AEER, 2022.

Irawan, S. Dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan. Jurnal Lingkungan & Pertambangan, 5(2), 112–120, 2013.

Kumar, R., & Pandey, S. Environmental impacts of mining: A study on mining industry. International Journal of Environmental Research, 7(3), 56–68, 2013.

Listiyani, N. Dampak pertambangan terhadap lingkungan hidup di Kalimantan Selatan. Al’Adl, 9(1), 67–79, 2017.

Perkumpulan Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat (AEER). Dampak pertambangan batubara terhadap lingkungan dan keanekaragaman hayati di Kalimantan. AEER & JATAM Kalimantan Timur, 2022.

Salim, W. Dampak aktivitas pertambangan terhadap ekosistem dan keanekaragaman hayati. Jurnal Ekologi Perta mbangan, 4(1), 34–45, 2013.

Downloads

Published

2025-04-28

How to Cite

M. Muftih Fashlih, Rama Aulia, Fauziah Hafifah, & Addina Zahara. (2025). DAMPAK AKTIVITAS TAMBANG TERHADAP BENTANG ALAM DAN GEOMORFOLOGI KALIMANTAN . Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(2), 4258–4263. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2176