DINAMIKA GEOMORFOLOGI PULAU JAWA DAN HUBUNGANNYA DENGAN TEKTONIK REGIONAL ASIA TENGGARA : REVIEW ARTIKEL
Keywords:
Geomorfologi, Pulau Jawa, Tektonik, Subduksi, Deformasi Kerak, Asia TenggaraAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dinamika geomorfologi Pulau Jawa dalam konteks pengaruh sistem tektonik regional Asia Tenggara, khususnya akibat interaksi antara Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kajian ini menyoroti bagaimana proses geodinamik seperti subduksi, pengangkatan, dan deformasi kerak bumi membentuk lanskap Pulau Jawa yang kompleks, termasuk terbentuknya pegunungan vulkanik, zona sesar aktif, serta pola cekungan antarkaldera. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) yang menelaah sepuluh sumber ilmiah dari jurnal bereputasi, dengan pencarian melalui Google Scholar dan ScienceDirect menggunakan kata kunci “geomorfologi Jawa”, “tektonik Asia Tenggara”, dan “aktivitas seismik”.Hasil kajian menunjukkan bahwa evolusi morfologi Jawa tidak terlepas dari dinamika tektonik yang terus berlangsung hingga saat ini. Bukti geofisika seperti data GPS, ketebalan kerak, dan peta sesar aktif menunjukkan deformasi kerak yang kompleks dan aktif secara spasial maupun temporal. Selain itu, studi geomorfologi modern mengungkapkan bahwa pola lanskap Pulau Jawa mencerminkan hubungan timbal balik antara gaya endogen dan eksogen. Kajian ini menekankan pentingnya integrasi data geomorfologi, geologi struktural, dan geofisika dalam memahami potensi geobencana dan evolusi bentang alam di kawasan tektonik aktif seperti Pulau Jawa.
References
Arzety Olivia, R., Ashari, A., & Ervin, M. (2024). Progress of research on volcanic-geomorphology in Southeast Asia: A systematic literature review. Geografi: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 12(2), 152–170. https://doi.org/10.25273/geografi.v12i2.16005
Bachri, S. (2020). Pengaruh tektonik regional terhadap pola struktur dan tektonik Pulau Jawa. Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral, 15(4), 201–210. https://jgsm.geologi.esdm.go.id/index.php/JGSM/article/view/60
Carr, S. D., Hall, R., & Nicoll, G. R. (2018). Subsiding Sundaland. GSA Bulletin, 130(1–2), 3–18. https://doi.org/10.1130/B31456.1
Dewi, R., & Madlazim. (2018). Identifikasi dan karakterisasi gempa intraslab di Pulau Jawa. Jurnal Geofisika, 16(2), 85–94. https://jge.eng.unila.ac.id/index.php/geoph/article/view/341
Koulali, A., McClusky, S., Susilo, S., Meilano, I., Sarsito, D., Tregoning, P., & Cummins, P. (2017). Active back‐arc thrust in North West Java, Indonesia. Tectonics, 36(7), 1361–1372. https://doi.org/10.1002/2017TC004513
Koulali, A., Meilano, I., & McClusky, S. (2022). Active tectonics of the eastern Java based on a decade of recent GPS data. Journal of Asian Earth Sciences, 229, 105123. https://doi.org/10.1016/j.jseaes.2022.105123
Nofirman, Harahap, M. A. K., & Andiani, P. (2023). Studi geomorfologi dan perubahan lanskap dalam konteks perubahan lingkungan di Pulau Jawa. Jurnal Geosains West Science, 1(3), 126–133. https://wnj.westscience-press.com/index.php/jgws/article/view/718
Riyanti, D., & Rasimeng, R. (2020). Analisis pola bidang sesar di Pulau Jawa berdasarkan data seismik. Jurnal Geofisika, 18(1), 45–53. https://jge.eng.unila.ac.id/index.php/geoph/article/view/341
Suhardja, S., Widiyantoro, S., Métaxian, J. P., Rawlinson, N., & Ramdhan, M. (2020). Crustal thickness beneath Mt. Merapi and Mt. Merbabu, Central Java, Indonesia, inferred from receiver function analysis. Physics of the Earth and Planetary Interiors, 301, 106456. https://doi.org/10.1016/j.pepi.2020.106456







