TAJ MAHAL SEBAGAI SIMBOL CINTA DAN WARISAN BUDAYA DUNIA

Authors

  • Dewi Sartika Sari Sinamo Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Tessalonika Hutapea Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Ade Putera Arif Panjaitan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Taj Mahal, pariwisata global, warisan budaya, arsitektur Mughal, destinasi wisata internasional

Abstract

Taj Mahal merupakan salah satu destinasi pariwisata global paling terkenal yang terletak di Agra, India. Dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan pada tahun 1632 sebagai simbol cinta untuk istrinya, Mumtaz Mahal, bangunan ini menjadi daya tarik utama wisatawan internasional karena keindahan arsitekturnya yang memadukan unsur Persia, Islam, Turki, dan India. Keunikan material marmer putih dari Makrana, serta hiasan batu mulia dan kaligrafi Al-Qur'an, memperkuat nilai estetika dan budaya dari situs ini. Sebagai warisan budaya dunia yang diakui UNESCO sejak 1983 dan termasuk dalam Tujuh Keajaiban Dunia Baru, Taj Mahal memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata global, khususnya dalam kategori wisata budaya dan warisan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai budaya dan daya tarik global Taj Mahal sebagai objek wisata unggulan dalam perspektif pariwisata internasional.

References

Government of India. (2024). Conservation Strategies for Taj Mahal.

https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/kimuhum/article/viewFile/8129/3698

UNESCO. (2024). Taj Mahal - World Heritage Site

https://smarthistory.org/the-taj-mahal

https://whc.unesco.org/en/list/252/

https://www.incredibleindia.gov.in/en/uttar-pradesh/agra/taj-mahal

Sejarawan Mughal. (2023). Arsitektur Mughal dan Taj Mahal.

UNESCO World Heritage Centre. (1983). TajMahal.mahal https://whc.unesco.org/en/list/252

Downloads

Published

2025-06-03

How to Cite

Dewi Sartika Sari Sinamo, Tessalonika Hutapea, & Ade Putera Arif Panjaitan. (2025). TAJ MAHAL SEBAGAI SIMBOL CINTA DAN WARISAN BUDAYA DUNIA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(3), 5332–5336. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2430

Most read articles by the same author(s)