AMFITEATER FLAVIAN (FLAVIAN AMPHITHEATRE) SATU DARI ENAM PULUH SEMBILAN KEAJAIBAN DUNIA PERTENGAHAN

Authors

  • Ebenezer Nainggolan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Rona Sumantri Lumbantungkup Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Benny Simanjuntak Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Colosseum, sejarah, pariwisata

Abstract

Kolisseum berdiri saat ini sebagai simbol kekuatan, kejeniusan, dan kebrutalan Kekaisaran Romawi. Koloseum umumnya dikenal sebagai Amfiteater Flavianus, dinamai menurut dinasti kaisar yang mengawasi pembangunannya. Vespasianus, yang memerintah dari tahun 69–79 M, memulai pembangunan Koloseum. Titus, putra sulungnya, mendedikasikan Koloseum dan memimpin upacara pembukaan pada tahun 80 M. Putra bungsu Vespasianus, Domitianus, menyelesaikan monumen tersebut pada tahun 81 M. Pendanaan untuk Koloseum berasal dari rampasan perang Yahudi yang diambil oleh Flavianus di Palestina. Kerusakan akibat gempa bumi dan kebakaran menyebabkan Koloseum diperbaiki hingga abad ke-6 M. Namun, setelah abad ke-6 M, Koloseum rusak parah, tidak terawat, dan digunakan sebagai tambang selama ratusan tahun. Beberapa arkade luar dan sebagian besar bagian dalam Koloseum masih utuh hingga kini.

References

Downloads

Published

2025-06-04

How to Cite

Ebenezer Nainggolan, Rona Sumantri Lumbantungkup, & Benny Simanjuntak. (2025). AMFITEATER FLAVIAN (FLAVIAN AMPHITHEATRE) SATU DARI ENAM PULUH SEMBILAN KEAJAIBAN DUNIA PERTENGAHAN. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(3). Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2466