PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK ANAK ADHD
Keywords:
ADHD, strategi pembelajaran, peran guru, pendidikan inklusi, anak berkebutuhan khususAbstract
Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan perkembangan neurobiologis yang ditandai dengan gejala inatensi, hiperaktivitas, dan impulsivitas. Anak dengan ADHD sering mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian, mengikuti instruksi, serta mengendalikan emosi dan perilaku, sehingga menimbulkan tantangan tersendiri dalam pendidikan inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai bagi anak-anak dengan ADHD di lingkungan sekolah inklusif. Metode yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi wawancara dengan 3 guru di SDLB Bukesra, Banda Aceh, sebagai subjek untuk memperoleh data empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping emosional. Strategi pembelajaran yang diterapkan mencakup penyusunan jadwal belajar yang terstruktur, penggunaan media visual dan teknik relaksasi, pendekatan personal, serta penguatan positif melalui penghargaan dan konsekuensi. Selain itu, kolaborasi aktif dengan orang tua menjadi faktor kunci dalam menjaga konsistensi strategi antara rumah dan sekolah. Keseluruhan temuan menggarisbawahi pentingnya pendekatan pembelajaran yang adaptif, terencana, dan responsif terhadap kebutuhan individu anak ADHD untuk menunjang perkembangan akademik dan sosial mereka secara optimal.
References
Azmi, S. S. U., & Nurmaya, T. E. (2020). Peran Guru Pendamping. Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam, 3(1), 60–77.
Daswananda, K., Nurvitasari, R., Rizqi, A., & Minsih. (2022). The Role of Teachers in Handling Attention Deficit and Hyperactivity Disorder Children in Elementary School. Jurnal Pendidikan Inklusi, 6(1), 58–73.
Dona Liza, Leni Marlina, Iqbal Geni Pratama, & Opi Andriani. (2024). Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Melaksanakan Pendidikan Inklusi Untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) Di Sekolah. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(1), 59–68. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i1.1225
Ilham, I., Ramadhan, S., & Salam, A. (2022). Problem Pendidikan Islam Di Madrasah Ibtidaiyah Dan Upaya Mengatasinya. EL-Muhbib: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Dasar, 6(2), 164–179. https://doi.org/10.52266/el-muhbib.v6i2.1218
Khairi, H. (2020). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Attention Deficit Hiperactivity Disorder (Adhd) Di Paud Inklusi Yogyakarta. Jurnal Kajian Anak (J-Sanak), 1(02), 50–65. https://doi.org/10.24127/j-sanak.v1i02.233
Khalefa, E. Y., & Selian, S. N. (2021). Non-Random Samples as a Data Collection Tool in Qualitative Art-Related Studies. International Journal of Creative and Arts Studies, 8(1), 35–49. https://doi.org/10.24821/ijcas.v8i1.5184
McDougal, E., Tai, C., Stewart, T. M., Booth, J. N., & Rhodes, S. M. (2023). Understanding and Supporting Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) in the Primary School Classroom: Perspectives of Children with ADHD and their Teachers. Journal of Autism and Developmental Disorders, 53(9), 3406–3421. https://doi.org/10.1007/s10803-022-05639-3
Nurfadhillah, S., Nurlaili, D. A., Syapitri, G. H., Shansabilah, L., Herni, N., & Dewi, H. (2021). Attention Deficit Hyperactive Disorder (Adhd) Pada Siswa Kelas 3 Di Sd Negeri Larangan 1. PENSA : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(3), 453–462. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pensa
Rahmawati, A. D., Lisnawati, D., & Windari, A. R. (2024). Strategi Guru dalam Menangani Anak ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dalam Pembelajaran di Kelas 2 SD Negeri Kalicacing 02 Salatiga. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 7. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.317
Ramadhini, S., & Selian, S. N. (2025). Society ’ s View of Children with Special Needs Disabilities : Between Empathy and Stereotypes. 3(1), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.59923/joinme.v3i1.401.
Rina Mulyati. (2023). Upaya Guru Dalam Menangani Anak Attention Defisit Hiperactivity Disorder. Pernik, 6(1), 60–69. https://doi.org/10.31851/pernik.v6i1.11835
Selian, S. N. (2023). Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus.Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.
Selian, S. N. (2024). psikologi anak berkebutuhan khusus. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.
Selian, S. N., & Yulasteriyani. (2024). Pengalaman Orang Tua Yang Bekerja Dengan Anak Berkebutuhan Khusus : Studi Fenomenologi. 11, 129–140. https://doi.org/http://doi.org/10.21009/JKKP.112.02
Silitonga, K. (2023). Pola Asuh Orang Tua dalam Penanganan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(3), 11345–11356. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu







