STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANGGULANGI KASUS BULLING DI PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH KWALA MADU
Keywords:
bullying, pesantren, strategi guru, pendidikan karakter, peran guru.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menghadapi dan mengatasi kasus bullying yang terjadi di lingkungan pesantren. Bullying merupakan permasalahan serius yang kerap terjadi di lembaga pendidikan, termasuk pesantren, dan dapat berdampak buruk terhadap perkembangan psikologis, emosional, dan sosial santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta wawancara langsung terhadap dua responden, yaitu seorang mantan santri dan seorang santri aktif, yang memiliki pengalaman sebagai pelaku maupun korban bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying di pesantren sering terjadi karena budaya senioritas, kurangnya pengawasan, dan ketidakseimbangan jumlah pembina dengan santri. Korban umumnya memilih diam dan tidak melapor karena takut memperkeruh keadaan atau dianggap lemah oleh teman sebaya. Guru memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, dan mediator dalam meminimalisir tindakan bullying dengan melakukan pendekatan personal, memberikan edukasi karakter, menciptakan lingkungan dialogis, serta menjalin komunikasi yang efektif dengan orang tua santri. Penelitian ini menegaskan pentingnya keterlibatan aktif guru, sekolah, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, ramah anak, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal.
References
A, A. O., Putri, A. I., Matthew, K., & Universitas, H. (2023). 23-Moderasi-0101-464 (1). November, 1–17. https://doi.org/10.11111/nusantara.xxxxxxx
Jakarta, H. (2022). Bullying di Pesantren : Jenis , Bentuk , Faktor , dan Upaya Pencegahannya. 5, 198–207.
Janiti Kosagi Br Ginting, G., & Utama Ritonga, F. (2024). Strategi dalam Peningkatan Kepercayaan Diri Remaja Terhadap Pembullying di Rumah Pintar YAFSI. Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi, 4(2), 159–165. https://doi.org/10.58466/literasi.v4i2.1516
Kusumasari. (n.d.).
Larozza, Z. (2023). STRATEGI GURU DALAM MENGATASI PERILAKU PERUNDUNGAN (BULLYING) MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER. In AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam: Vol. VIII (Issue I).
Linda Yani, A., Winarni, I., & Lestari, R. (2016). Eksplorasi Fenomena Korban Bullying Pada Kesehatan Jiwa Remaja Di Pesantren. Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Science), 4(2), 99–113. https://doi.org/10.21776/ub.jik.2016.004.02.2
Muru’atul Afifah, & Riftini Yulaiyah. (2022). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanggulangi Perilaku Bullying Di Sekolah. Berkala Ilmiah Pendidikan, 2(2), 105–113. https://doi.org/10.51214/bip.v2i2.465
Ningtyas, P. V., & Sumarsono, R. B. (2023). Upaya Mencegah Bullying Anak Usia Sekolah Dasar Melalui Sosialisasi. Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 104–108. https://doi.org/10.32764/abdimaspen.v4i2.3706
novitasari riski, febriansyah. (2024). Fenomena Bullying di Lingkungan Madrasah. 5, 63–72.
Perilaku, E., & Di, B. (n.d.). Jurnal Kesehatan dr. Soebandi. 7(1), 63–71.
Rahman, I. K., Andriana, N., & Syahrozak, S. (2023). Asatiza : Jurnal Pendidikan. 4(3), 156–167.
Retnowuni, A., & Yani, A. L. (2022). Eksplorasi Pelaku Bullying Di Pesantren. 2(2), 118–126. https://doi.org/10.31603/bnur.7356
Salsabila, H., Nurnazhiifa, K., Sati, L., & Windayana, H. (2022). Peran Layanan Khusus Bimbingan dan Konseling dalam Mencegah dan Menangani Kasus Bullying di Sekolah. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 290–298. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.228
Yana, E. (2015). pengaruh lingkungan keluarga. 17(7), 178–180.







