ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA PERSEMBAHAN PERSEPULUHAN PADA GEREJA ALIRAN PENTAKOSTA DI DESA PAGAR BATU, KECAMATAN SIPOHOLON, KABUPATEN TAPANULI UTARA
Keywords:
Persembahan Persepuluhan, Jemaat, Pentakosta, Ketaatan, Faktor PenyebabAbstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan bahwa meskipun persembahan persepuluhan merupakan perintah Allah yang berlaku sepanjang masa, masih banyak jemaat gereja aliran Pentakosta di Desa Pagar Batu, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, yang belum taat melaksanakannya. Padahal, kewajiban memberikan sepersepuluh dari penghasilan telah diatur secara jelas dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (ADRT) gereja-gereja Pentakosta, termasuk GSJA Syalom, GPdI Rasuli, dan GBI Silangkitang. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui makna teologis persembahan persepuluhan, (2) memahami perspektif jemaat mengenai pelaksanaannya, dan (3) menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya ketaatan jemaat dalam memberikan persembahan persepuluhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang dipilih secara purposive sampling dari tiga gereja tersebut. Analisis data menggunakan model Spradley dengan tahap analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian jemaat memahami persepuluhan sebagai ketaatan, ucapan syukur, dan bentuk ibadah. Namun, implementasinya masih rendah karena dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman teologis, keterbatasan ekonomi, serta pengaruh sosial dan media. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun persepuluhan telah menjadi peraturan resmi gereja dalam ADRT, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan signifikan. Oleh karena itu, pemimpin gereja perlu meningkatkan pengajaran, pembinaan, serta pendampingan agar jemaat lebih menyadari makna persepuluhan sebagai wujud ketaatan iman.
References
(ART), anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga. Gereja Bethel Indonesia (GBI). Jakarta, 2021.
(ART), Anggaran Dasar (AD) Dan Anggaran Rumah Tangga. Gereja Pentakosta Di Indonesia (GPdi). Pematang Siantar, 2010.
Achenbach, Reinhard, Christian Jonch, Dominggus J Saekoko, and Mariam M Allung. Kamus Ibrani-Indonesia: Perjanjian Lama. Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2012.
Afandi, Yahya. “Gereja Dan Pengaruh Teknologi Informasi ‘Digital Ecclesiology.’” Jural Fidei 2, no. 2621–815 (2018): 271–281.
Bate’e. Mengungkap Misteri Persepuluhan, 43AD.
Bate’e, Yoama. Mengungkap Misteri Persepuluhan. Yogyakarta: Andi, 2009.
Bete’e, Yamowa’a. Mengugkap Miteri Persepuluhan. Yogyakarta: Andi, 2009.
Christiawan, Afgrita Fendy. “Persepuluhan Menurut Maleakhi 3:7-12.” Missio Ecclesiae 7, no. 1 (2018): 28–67.
Cowles, Robert. Gembala Sidang. Banduung: Kalam Hidup, 1993.
Creswell, John W. “Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif Dan Campuran” (2019).
Darmaputera, Eka. Etika Sederhana Untuk Semua Bisnis Ekonomi Dan Penatalayanan. Jakarta: Gunung Mulia, 2016.
Dr, P. “Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D.” CV. Alfabeta, Bandung 25 (2008).
Elisabet, Hasil Wawancara Dengan Ibu. Jemaat GBI Silangkitang. Desa Pagar Batu. Kec, Sipoholon. Kab, Tapanuli Utara, 2024.
Gaol, Hasil Wawancara Dengan Bapak J. Lumban. Jemaat GSJA Syalom. Desa Pagar Batu. Kec, Sipoholon. Kab, Tapanuli Utara, 2024.
Gea, Ibelala, and Merida Gea. “Makna Persembahan Persepuluhan Dan Relevansinya Pada Gereja Masa Kini.” Areopagus : Jurnal Pendidikan Dan Teologi Kristen 19, no. 2 (2021): 78–90.
Gea, Ibu Ida Rayanti. Wawancara Dengan Jemaat GBI Silangkitang, 2025.
Green, Denis. Pembimbingan Pada Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas, 2012.
Gultom, Rapi, and Pieter Anggiat Napitupulu. “Kekayaan Dan Kemiskinan Dalam Kehidupan Umat Allah Masa Kini: Sebuah Refleksi Teologis.” PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan 10, no. 1 (2019).
Hagin, Kenneth E. The Midas Touch A Balanced Aproach To Babical Prosperity. Canada: First Printing, 2000.
Harianto, Yusup Heri. “Perspektif Pentakosta Tentang Persembahan Persepuluhan Dalam Konsep Perjanjian Lama Dan Perjanjian Baru” 4, no. 2 (2023): 185–200.
Henry, Matthew. “Christian Classics Ethereal Library Concise Commentary on the Bible” (2015).
———. “Tafsiran Matthew Henry Injil Matius 1-14 (Surabaya.” Momentum (2007): 692–693.
Herbew+TDNT, TWOT. “Bible Works 10,” n.d.
Heward-Mills, Dag. Mengapa Orang-Orang Kristen Yang Tidak Mengembalikan Perpuluhan Menjadi Miskin Dan Bagaimana Orang-Orang Kristen Yang Mengembalikan Perpuluhan Menjadi Kaya. Ghana: Parchment House, 2011.
Hutabarat, Junita. “Wawancara Dengan Orang Tua Anak Sekolah Minggu GSJA Syalom,” n.d.
Irene Dingel, Lubomir Batka, Robert Kolb, ed. The Oxford Handbook Of Martin Luther’s Theology. New York: Oxford University Press, 2014.
Iskandar. Metodologi Penelitian Kualitatif: Aplikasi Untuk Penelitian Pendidikan, Hukum, Ekonomi & Manajemen, Sosial, Humaniora, Politik, Agama Dan Filsafat. Jakarta: Gaung Persada Press, 2009.
Jerry MAcGregor, Ph.D. & Marie Prys. 1001 Fakta Mengejutkan Tentang Alkitab. Yogyakarta: Penerbit Andi (Penerbit Buku Dan Majalah Rohani), 2002.
Jurnal, Areopagus, Pendidikan Dan, Teologi Kristen, Samuel Adi, Kristo Ompusunggu, and Iwan Setiawan Tarigan. “Hakikat Memberi Dengan Sukacita : Kajian Eksegetis 2 Korintus 9 : 6-15” 19, no. 2 (2021): 198–217.
Kemdikbud, Pusat Bahasa. “Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).” Kementerian Pendidikan Dan Budaya (2016).
Kesra, Hasil Wawancara Dengan Bapak. Jemaat GPdI Rasuli. Desa Pagar Batu. Kec, Sipoholon. Kab, Tapanuli Utara, 2024.
Luar Komba1, Merol Tabunu2, Yeskiel Haluka3. “Dampak Pemberian Persembahan Persepuluhan Berdasarkan” 4, no. 1 (2024): 17–23.
Lumbantobing, Bapak Darwin. Wawancara Dengan Jemaat GSJA Syalom, 2025.
Lumintang, Stervi Indra Lumintang & Danik Astuti. Theologia Penelitian Dan Penelitian Theologis. Jakarta: Geneva Insani Indonesia, 2016.
MacArthur, John F. Whose Money Is It, Anyway? Amerika Serikat: Word Publishing, 1993.
Marisi, Candra Gunawan. “Menjadi Manusia Baru Yang Segambar Menurut Rupa Allah.” Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Didache 2, no. 1 (2018): 65–77.
Meranti, Bu. Wawancara Dengan Jemaat GBI Silangkitang, 2025.
Mia, Ibu. Wawancara Dengan Jemaat GPdI Rasuli, 2025.
Moleong, Levy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remadja Karya, 2005.
Movement News, Teaching. “Persepuluhan Sebagai Ucapan Syukur Dan Pengakuan Akan Tuhan.” Abbalove Ministries. Last modified 2011. https://www.abbaloveministries.org/e-build-pdf-version/.
Munthe, A. Tema-Tema Perjanjian Baru. Jakarta: Gunung Mulia, 2009.
Nababan, Bapak Parningotan. Wawancara Dengan Jemaat GPdI Rasuli, 2025.
Nji, Forsuh Benard, Fomba, Sundjo, Fabien, Tanyi Nabila. “Church Economics: Why Tithes May Not Be Enough Anymore In Christian Denomination In Cameroon.” Economics And Business Quarterly Reviews 5 (2022): 4.
Paligi, Christina Evi, and Ivan Th J Weismann. “Pengaruh Pemberian Persepuluhan Atas Kerohanian Gereja Sidang Jemaat Allah Jemaat Victorius Worship Family Makassar.” Jurnal Jaffray 8, no. 1 (2010): 44–50.
Pardede, Pdt. Rudi. Wawancara Dengan Gembala GBI Silangkitang, 2024.
Pasaribu, Pdt. Esron. Wawancara Dengan Gembala GPdI Rasuli, 2024.
Peterson, Robert M. Kitab Maleakhi. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia, 2015.
Pontjoharyo, Benndi Santoso & Wiyono. Kebebasan Finansial Dalam Perspektif Kristiani All About Money 3 Prinsip MenujuKebebasan Finansial. Yogyakarta: Andi (Penerbit Buku & Majalah Rohani), 2021.
Prince, Derek. Berkat Atau Kutuk. Jakarta: Yayasan Pekabaran Injil “Imanuel’’,” 1995.
Rakotsoane, Francis L.C. “Is Tithing a Justifiable Development in the Christian Church?” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 77, no. 4 (2021): 1–6.
Rangga, Okta, Dyulius Thomas Bilo, and Dewi Yuliana. “Penggunaaan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Pendiddikan Agama Kristen: Memperbaharui Pikiran Untuk Meningkatkan Spiritualitas Di Roma 12: 2.” Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 2 (2024): 127–140.
Rantesalu, Marsi Bombongan. “Karakter Kejujuran Dalam Gereja Masa Kini.” Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2020): 43–54.
Santoso, Rudi, and Yenny Sugiarti. “Akuntabilitas Pada Gereja X Di Surabaya.” Calyptra 3, no. 2 (2015): 1–18.
Sarjono, Ndaru. “Kajian Teologis Tentang Persepuluhan.” Jurnal Luxnos 6, no. 1 (2020): 64–71.
Selan, Ruth. Menggali Keuangan Gereja. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 1995.
Shadily, John. M. Echols da Hassan. Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka utama, 2010.
Siahaan, Rudy, Elia Tambunan, Ruwi Hastuti, and Resky Orelemba Gaibu. “Uang Dan Pendeta Pantekosta: Studi Kasus Penatalayan Jemaat Imanuel Pucang Gading Demak.” Kharismata: Jurnal Teologi Pantekosta 5, no. 2 (2023): 128–152.
Sianipar, Ibu Galen. Wawancara Dengan Jemaat GPdI Rasuli, 2025.
Sianturi, Adi Haryono. “Menemukan Makna Pembenaran Di Dalam Perumpamaan Yesus Menurut Lukas 18: 9-14.” Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 4, no. 1 (2023): 62–77.
Simamora, Ulrich Beyer dan Evalina. Memberi Dengan Sukacita Tafsir Dan Teologi Persembahan. Jakarta: Gunung Mulia, 2008.
Sitanggang, Murni H. “Teologi Biblika Mengenai Perpuluhan” (2011).
Sitinjak, Bapak Reno. Wawancara Dengan Jemaat GSJA Syalom, 2025.
Soru, Esra Alfred. Persembahan Persepuluhan. Kupang: Pelangi Kasih Ministry, 2011.
Tambunan, Bapak Abai. Wawancara Dengan Jemaat GSJA Syalom, 2025.
Tambunan, Pdt. Alki Firton. Wawancara Dengan Gembala GSJA Syalom, 2024.
Tapingku, Joni. “Laporan Penelitian Reguler Persembahan Persepuluhan: Studi Teologis-Praktis Tentang Kendala Penerapan Persembahan Persepuluhan Di Gereja Toraja Jemaat Rante Pasele, Klasis Rantepao” (2010).
Teo, Steven. Persepuluhan Kunci Kebebasan Finansial Menguji Tuhan Dengan 10% Income Kita. Yogyakarta: Andi (Penerbit Buku & Majalah Rohani), 2006.
Vira, Reyka Dhesta, Darsi Darsi, and Frececilya Brilianda. “Makna Persembahan Dari Kejadian 4: 1-16 Dan Implikasinya Terhadap Masa Kini.” Innovative: Journal Of Social Science Research 3, no. 2 (2023): 10563–10572.
Waiwum, Yolanda Retski, Jean Anthoni, and Ricky Donald Montang. “The Meaning Of Tithing According To Malachi 3 : 10 For The Christian Life Makna Perpuluhan Menurut Maleakhi 3 : 10 BAGI Kehidupan Kristen.” Jurnal Ilmiah teologi 9, no. 2 (2024): 341–364.
Waruwu, Sabarani, Parlaungan Nainggolan, Roida Harianja, Terasa Duha, and Perjanjian Baru. “Kontinuitas Dan Diskontinuitas Persepuluhan Perjanjian Lama Ke Dalam Perjanjian Baru” 1, no. 2 (2024): 70–87.
Winarto, Amos. “Kemunafikan: Panggung Pertunjukan Orang Banyak.” SOLA GRATIA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 7, no. 1 (2019).
Wiwinen Wiwinen. “Makna Teologis Memberi Persembahan Perpuluhan Dalam Perjanjian Lama.” Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 1, no. 2 (2023): 10–18.
XIV, Pasal. “Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga Gereja GSJA” (2023): 51.







