STRATEGI KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA DALAM MENINGKATKAN PELUANG KERJA BAGI LULUSAN SARJANA

Authors

  • Muhammad Hazizi Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis
  • Nurul Acmalia Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis
  • Juliana Sahara Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis
  • Nana Aprita Maulidya Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis
  • Fakhrurrozi Institut Agama Islam Negeri Datuk Laksemana Bengkalis

Keywords:

Strategi Kementerian Ketenagakerjaan, Peluang Kerja, Lulusan Sarjana.

Abstract

Pengangguran sarjana merupakan salah satu persoalan strategis di Indonesia yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah lulusan perguruan tinggi. Kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja menjadi penyebab utama, diperparah oleh rendahnya soft skills dan terbatasnya lapangan kerja formal. Kondisi ini semakin kompleks di era digital yang berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam meningkatkan peluang kerja bagi lulusan sarjana, sekaligus mengevaluasi efektivitas kebijakan yang diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti pelatihan vokasi berbasis kompetensi, sertifikasi profesi, pemagangan industri, dan penguatan layanan ketenagakerjaan telah memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lulusan sarjana. Namun, efektivitas kebijakan masih terkendala oleh pemerataan akses, skill mismatch, dan kurang sinerginya pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan integrasi kebijakan yang lebih kuat, kolaborasi multisektor, serta inovasi berbasis teknologi untuk meningkatkan keberlanjutan strategi. Implikasinya, pemerintah perlu memperkuat sistem pemantauan, memperluas jaringan kerja sama, dan merancang program adaptif sesuai perkembangan industri. Upaya komprehensif ini akan berkontribusi pada penurunan pengangguran sarjana dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

References

Arindrajaya, S. C., Setiyani, D., & Santoso, A. P. A. (2021). Efektivitas implementasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 terhadap hak mahasiswa sebagai peserta pemagangan. ILREJ, 1(2), 200.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches (3rd ed., pp. 44–47). SAGE Publications.

Gedeona, H. T. (2011). Analisis kebijakan masalah pengangguran sarjana di Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi, 8(2), 212–231.

Ginting, M. L. B. (2021). Perluasan kesempatan kerja bagi fresh graduate di masa pandemi COVID-19: Apa peran pemerintah? Jurnal Ketenagakerjaan, 16(2), 101–108.

Isbah, M. F., et al. (2023). Strategi untuk memperkuat kebekerjaan lulusan perguruan tinggi di Indonesia: Beberapa ide untuk masa depan. Society, 11(2), 418–435.

Jakarta Japan Club, & Asosiasi Pengusaha Indonesia. (2021). Manual pemagangan: Penyelenggaraan pemagangan dalam negeri untuk pencari kerja (pp. 7–9). Kementerian Ketenagakerjaan.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2020–2024 (pp. 4–5).

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2021 tentang Rencana Strategis Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2020–2024 (pp. 12–14).

Lilina Suryono, I., et al. (2022). Efektivitas Balai Latihan Kerja Komunitas dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja. Jurnal Ketenagakerjaan, 17(1), 96–97.

Marchella, D., Singadimedja, H. N., & Suwandono, A. (2024). Perlindungan hukum terhadap mahasiswa peserta program pemagangan pada perusahaan start-up. Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik, 2(1), 302.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed., pp. 31–33). SAGE Publications.

Nuraeni, Y. (2023). Strategi pengembangan kompetensi soft skills tenaga kerja di Balai Latihan Kerja (BLK). Jurnal Ketenagakerjaan, 18(2), 170.

Nurazahh, N. S., Al Ayubbi, S. A., & Muhyiddin. (2024). Indonesia employment report 2019–2024 (p. 47). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

OECD. (2020). OECD reviews on local job creation: Employment and skills strategies in Indonesia (p. 45). OECD Publishing.

Rafsanjani, R. P., Rudiana, & Adinda, J. Q. (2025). Implementasi kebijakan publik dalam kerja sama perguruan tinggi dan instansi pemerintah untuk meningkatkan employability mahasiswa. Jurnal Governansi, 11(1), 94.

Setyanti, A. M., & Finuliyah, F. (2022). Pengangguran terdidik pada masa pandemi COVID-19: Analisis pada data Sakernas 2020. Jurnal Ketenagakerjaan, 17(1), 33–35.

Trisnantari, S. A., Fauwziah, F., & Muhyiddin. (2024). Indonesia employment report 2024 (p. 76). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Wafi, F. A., & Kafa, M. Z. (2024). Determinants of educated unemployment in Indonesia: A comprehensive logistic regression analysis. Convergence: The Journal of Economic Development, 6(2), 114–119.

Wibowo, S. A., Ningrum, S., & Setiawan, T. (2023). Evaluasi pelatihan vokasi Kementerian Ketenagakerjaan selama periode pandemi COVID-19 (2021). JANE (Jurnal Administrasi Negara), 14(2), 649–650.

Young, F., et al. (2025). Lulusan sarjana dan tantangan pengangguran di Indonesia: Strategi adaptasi di era digital. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 3821–3827.

Downloads

Published

2025-12-06

How to Cite

Muhammad Hazizi, Nurul Acmalia, Juliana Sahara, Nana Aprita Maulidya, & Fakhrurrozi. (2025). STRATEGI KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA DALAM MENINGKATKAN PELUANG KERJA BAGI LULUSAN SARJANA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(1), 86–100. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/3289