PENGARUH ISTILAH ASING TERHADAP PERKEMBANGAN ISTILAH KELAUTAN DALAM BAHASA INDONESIA DI SARANG TIUNG

Authors

  • Maulida Muthmai’nah Universitas Lambung Mangkurat
  • Rusma Noortyani Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Erwin Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Zaini Rafli Universitas Lambung Mangkurat
  • Lyra Rafika Fajriana Universitas Lambung Mangkurat
  • Cahya Safitri Universitas Lambung Mangkurat

Keywords:

Bahasa Indonesia, Istilah asing, Kelautan, Pengaruh

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penggunaan istilah asing terhadap perkembangan istilah kelautan dalam bahasa Indonesia. Perkembangan ilmu kelautan yang pesat, terutama dalam konteks globalisasi, telah memperkenalkan banyak istilah asing ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan memeriksa berbagai referensi dan literatur terkait serta data dari media cetak dan digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa istilah asing memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan istilah kelautan dalam bahasa Indonesia, meskipun demikian, penggunaan istilah asing ini juga menyebabkan pergeseran makna dan kurangnya keseragaman dalam penggunaan istilah kelautan dalam masyarakat ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan usaha lebih untuk memformulasikan istilah kelautan yang tepat dan dapat diterima secara luas dalam bahasa Indonesia.

References

Agustawan, D. M. (2022–2023). Pengaruh kata serapan bahasa Belanda dan Portugis terhadap struktur dan leksikal bahasa Manado. Journal of Linguistics and Language Teaching.

Agustina, D., & Sari, M. (2023). Peran literasi masyarakat pesisir dalam pengelolaan sumber daya kelautan berkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial Maritim, 5(2), 114–128.

Crystal, D. (2003). English as a global language (2nd ed.). Cambridge University Press.

Fadhilah, R., & Irwansyah, A. (2024). Pemanfaatan teknologi digital untuk edukasi istilah kelautan di kalangan nelayan muda. Jurnal Komunikasi Maritim dan Pesisir, 6(1), 45–58.

Fernandez, D., & Lemos, M. C. (2021). The role of language in community-based marine conservation: A comparative study in the Global South. Marine Policy, 132, 104681. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2021.104681

Hadi, S., Chamamah, S., Ramlan, M., & Wijana, I. D. P. (2012). Perubahan fonologis kata-kata serapan dari bahasa Arab dalam bahasa Indonesia. Humaniora, 24(1), 64–76. https://doi.org/10.22146/jh.v24i1.780

Haris, R., & Suryani, L. (2022). Translasi budaya dalam penyampaian kebijakan kelautan: Studi kasus masyarakat nelayan di Sulawesi Selatan. Jurnal Kebijakan Kelautan Indonesia, 12(1), 77–89.

Haryanto, I. (2020). Keterlibatan masyarakat dalam kebijakan kelautan: Sebuah perspektif linguistik. Jurnal Lingua Maritim, 4(1), 123–134.

Jannah, R., & Herdah. (2022). Kata serapan bahasa Arab dalam bahasa Indonesia: Pendekatan leksikografi. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 20(1), 215–223.

KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). (2024). Program Kampung Nelayan Maju dan Evaluasi Pemahaman Istilah Teknis Kelautan. Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut.

Maulana, R., & Hanifa, F. (2022–2023). Analisis penggunaan kata serapan bahasa Inggris dalam percakapan mahasiswa. ALDILAL: Jurnal Ilmu-Ilmu Kebahasaan, 2(2), 102–113.

Meysitta, L. (n.d.). Perkembangan kosakata serapan bahasa asing dalam KBBI. BAPALA. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/23982

Moleong, L. J. (2017). Metode penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosda Karya.

Mulyani, S. (2022). Tantangan literasi istilah kelautan dalam pendidikan formal masyarakat pesisir. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir, 4(3), 132–146.

Mulyono, A. (2019). Faktor sosial dalam pengelolaan kebijakan kelautan. Jurnal Ilmu Sosial dan Lingkungan, 13(2), 91–100.

Nasution, F. (2021). Makna laut dalam budaya masyarakat pesisir: Sebuah tinjauan etnolinguistik. Jurnal Antropologi Indonesia, 42(2), 200–212.

Nugroho, A., & Wibowo, D. (2023). Integrasi kearifan lokal dalam pelestarian laut: Studi kasus praktik konservasi berbasis budaya. Jurnal Ekologi Sosial, 9(1), 54–70.

Pontoh, M. D. A. T., & Kabul, A. R. (2023). Kata serapan dari bahasa Hakka dalam leksikon bahasa Indonesia. Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 24(1), 55–66.

Prabowo, T. (2021). Hambatan linguistik dalam implementasi kebijakan kelautan Indonesia. Jurnal Linguistik dan Kebijakan Publik, 3(2), 88–101.

Pratikno, H., Musthafa, B., Rosenda, D., & Wulansari, A. (2021–2024). Penanda gramatikal sufiks serapan asing -at dalam proses pembentukan kata bahasa Indonesia. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 12(2), 150–165. https://doi.org/10.26499/rnh.v12i2.7328

Raharjo, T., & Santoso, S. (2020). Pemahaman masyarakat terhadap kebijakan lingkungan dalam bahasa Indonesia. Jurnal Kebijakan Pesisir, 10(3), 112–124.

Salma, N. F., Utari, F. A., Mareta, D. S., et al. (2024). Penggunaan kata serapan dalam konteks teknologi pangan: Tinjauan atas laporan praktikum 2023. Jurnal Bahasa Daerah Indonesia, 5(1), 88–99.

Santoso, H. (2020). Strategi komunikasi kebijakan berbasis bahasa lokal dalam konservasi sumber daya laut. Jurnal Ilmu Politik Kelautan, 6(1), 56–70.

Setiawan, A., & Rahmawati, D. (2021). Pengaruh bahasa terhadap pemahaman kebijakan publik. Jurnal Komunikasi Kebijakan, 8(2), 45–57.

Subhan, M. (2021). Pengaruh penggunaan istilah asing dalam dokumen kebijakan kelautan terhadap pemahaman masyarakat pesisir. Jurnal Sosiolinguistik Maritim, 5(1), 102–117.

Sugiarti, Sundari, & Anggraeni, Y. (2023). Analisis kata serapan bahasa asing pada cerpen Kompas “Elisa Mengaku Kawin dengan Telepon Selulernya”. Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 3(1), 34–43.

Supriyadi, A. (2022). Analisis pemahaman masyarakat pesisir terhadap istilah teknis kelautan: Studi kasus di Kalimantan Selatan. Jurnal Penelitian Pesisir dan Laut, 7(2), 143–158.

Susilawati, N., Marafad, L. O. S., & La Ino. (2023). Eksistensi leksikon bahasa Bajo bidang kelautan di Kecamatan Soropia: Kajian ekolinguistik. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(2), 115–126.

Wahyuni, S., & Askar, A. (2022). Pengembangan glosarium dwibahasa istilah kelautan untuk masyarakat pesisir. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Maritim, 5(2), 110–123.

Widodo, B. (2023). Literasi kelautan dalam pembangunan berkelanjutan: Sebuah tantangan pendidikan di daerah pesisir. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan

Downloads

Published

2025-12-11

How to Cite

Maulida Muthmai’nah, Rusma Noortyani, Muhammad Erwin, Muhammad Zaini Rafli, Lyra Rafika Fajriana, & Cahya Safitri. (2025). PENGARUH ISTILAH ASING TERHADAP PERKEMBANGAN ISTILAH KELAUTAN DALAM BAHASA INDONESIA DI SARANG TIUNG. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(1), 693–705. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/3394