PENINGKATAN PEMAHAMAN BAHAYA KANKER PAYUDARA DENGAN EDUKASI PERAWATAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) KEPADA SISWI SMK SWASTA MARISI
Keywords:
SADARI, Edukasi, RemajaAbstract
SADARI adalah tindakan pemeriksaan payudara secara mandiri untuk mendeteksi adanya perubahan, benjolan, atau tanda-tanda tidak normal pada payudara. SADARI dilakukan secara rutin setiap bulan, idealnya 7–10 hari setelah menstruasi berakhir.Kanker payudara di negara berkembang mencapai lebih dari 580.000 kasus setiap tahun, dengan 64% pasien meninggal. Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi kanker payudara adalah deteksi dini melalui SADARI, pemeriksaan yang mudah dilakukan sendiri. Keganasan kanker payudara sebagian besar ditemukan melalui pemeriksaan payudara sendiri. Program American Cancer Society merekomendasikan pemeriksaan payudara secara berkala sesuai usia. Pengetahuan tentang SADARI penting untuk mendorong wanita melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Motivasi membantu individu menyadari pentingnya pemeriksaan payudara sendiri. Motivasi dapat bersumber dari dalam diri individu atau dari luar. Waktu terbaik untuk SADARI adalah 7-10 hari setelah menstruasi. The American Cancer Society menyarankan wanita mulai usia 20 tahun melakukan SADARI. Waktu terbaik untuk periksa payudara adalah 7-8 hari setelah haid, dengan durasi 10 menit setiap bulan.
References
Kusumawaty, Jajuk, et al. "Efektivitas Edukasi SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara." ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4.1 (2021): 496-501.
Ruspita, Rika, and Rifa Rahmi. "KETERAMPILAN SADARI DAN PERAWATAN PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI." Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat 1.2 (2024): 18-24.
Pramiyana, Ira Martin. "Penyuluhan Tentang SADARI Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Di SMKN Tamanan." Journal of Health Innovation and Community Service 3.1 (2024): 129-134.
Parmin, Parmin, Andi Saifah, and Mayu Sanlia Samadani. "Pengaruh Pelaksanaan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Dalam Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Siswa Di Kota Palu." Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) 10.2 (2024): 239-247.
Sofa, Taufik, Rilyani Rilyani, and Aryanti Wardiyah. "Asuhan keperawatan pada pasien kanker payudara dengan masalah anemia menggunakan sari kurma." JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports 4.1 (2024): 26-32.
Dewi, Gusti Ayu Triara, and Lucia Yovita Hendrati. "Analisis risiko kanker payudara berdasar riwayat pemakaian kontrasepsi hormonal dan usia menarche." Jurnal Berkala Epidemiologi 3.1 (2015): 12-23.







