ANALISIS PERBANDINGAN ANTARA METODE CERAMAH DAN PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN DALAM RETENSI MEMORI MAHASISWA
Keywords:
Amnesia Akademik, Experiential Learning, Metode Ceramah, Merdeka Belajar, Retensi Memori.Abstract
Dunia pendidikan tinggi pasca-pandemi menghadapi tantangan pola pikir berupa penurunan rentang fokus mahasiswa akibat keterbiasaan terhadap media digital yang serba cepat. Kondisi ini memicu fenomena "amnesia akademik", di mana materi perkuliahan hanya sampai pada memori kerja (working memory) jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk membedah secara membandingkan dua metode yaitu ceramah (auditif-pasif) dan pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning (aktif-praktik) dalam memengaruhi stabilitas retensi memori mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), data dikumpulkan melalui dokumentasi sistematis terhadap literatur relevan dan dianalisis menggunakan teknik menganalisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah memicu kegagalan enkode (encoding failure) dan beban kognitif berlebih (cognitive overload) yang berujung pada hafalan semu (surface learning). Sebaliknya, experiential learning terbukti mengoptimalkan kerja otak melalui integrasi multi-indrawi (multi-sensory integration) yang menyambungkan korteks visual, auditori, dan motorik. Keterlibatan aktif ini bertindak sebagai penjaga keseimbangan emosional dan intelektual yang mengunci pemahaman secara permanen (deep learning). Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi menuju pembelajaran berbasis pengalaman merupakan syarat wajib dalam mendorong kebijakan "Merdeka Belajar" guna mencetak lulusan dengan ketajaman memory recall yang mudah beradaptasi di lapangan.
References
Fauzan, M., Nanda, A. F., Amalia, R., & Rohani. (2024). Penggunaan Media Audio-Visual dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar. Journal on Education, 6(2), 11463-11471.
Khasanah, U. (2025). Definisi dan konsep deep learning dalam pembelajaran. Dalam M. Hasan (Ed.), Deep learning dalam pendidikan: Pendekatan pembelajaran bermakna, sadar, Dan menyenangkan (hlm.1–12). Tahta Media Group.
Sulandari. (2020). Analisis Terhadap Metoda Pembelajaran Klasikal (Ceramah). Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(2), 173-181.







