PENGARUH FAKTOR CUACA TERHADAP EFISIENSI RUTE PELAYARAN: STUDI KASUS PADA KAPAL PENUMPANG SABUK NUSANTARA 43 DI PERAIRAN ROTE NDAO INDONESIA
Keywords:
faktor cuaca, efisiensi operasional, tinggi gelombang, pelayaran, KM. Sabuk Nusantara 43.Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor cuaca terhadap efisiensi operasional pelayaran KM. Sabuk Nusantara 43 di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur. Faktor cuaca yang diteliti meliputi kecepatan angin, tinggi gelombang, dan kecepatan arus, sedangkan efisiensi operasional diukur melalui efisiensi waktu tempuh dan konsumsi bahan bakar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 awak kapal serta data sekunder dari BMKG dan logbook kapal. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor cuaca berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi operasional pelayaran dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 66,5%. Faktor yang paling dominan memengaruhi efisiensi operasional adalah tinggi gelombang karena berpengaruh langsung terhadap stabilitas kapal, kecepatan pelayaran, dan konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi cuaca yang baik dapat meningkatkan efisiensi operasional kapal, sedangkan cuaca buruk menurunkan efisiensi pelayaran.
References
Ariyono Setiawan, A., Hartono, R., & Pratama, D. (2024). Optimalisasi penentuan rute terbaik pelayaran berbasis analisis big data untuk efisiensi bahan bakar kapal laut. Jurnal Riset & Teknologi Terapan Kemaritiman, 3(1), 32–39.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. (2024). Laporan meteorologi maritim wilayah Indonesia timur. BMKG.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik transportasi laut Indonesia 2023. BPS.
D., & Raharjo, S. (2021). Analisis pengaruh cuaca terhadap efisiensi bahan bakar kapal ferry di wilayah pelayaran timur Indonesia. Jurnal Transportasi Laut Indonesia, 18(2), 105–115.
Harun, M. (2021). Stabilitas dan efisiensi operasional kapal di perairan timur Indonesia. Journal of Marine Engineering and Science, 5(2), 91–98.
Ihsan Galib, I., Abdullah, M., & Rahman, A. (2022). Optimalisasi olah gerak kapal dalam pelayaran menghadapi cuaca buruk. E-Journal Marine Inside, 4(1), 56–62.
International Maritime Organization. (2023). IMO GHG emission strategy. IMO.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 93 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kapal Perintis. Kemenhub.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2022). Laporan kinerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tahun 2022. Kemenhub.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2023). Laporan kinerja transportasi laut nasional. Direktorat Jenderal Perhubungan Lau
Maharani, S. P., & Perdana, E. (2025). Analisis pengaruh kondisi cuaca terhadap efisiensi manuver kapal di perairan sempit. Journal of Nautical Science and Technology, 1(2), 27–34.
Prasita, V. D., Zati, L. A., & Widagdo, S. (2021). The characteristics of west season wind and wave and their impacts on ferry cruise in the Kalianget–Kangean route. Pertanika Journal of Science & Technology, 29(3), 2087–2102.
Santosa, H., & Wibowo, A. (2021). Teorimanuverabilitas dan efisiensi operasional kapal. Poltekpel Surabaya Press.
Setiawan, A., & Hartono, R. (2024). Optimalisasi rute pelayaran berbasis analisis big data untuk efisiensi bahan bakar kapal laut. Jurnal Teknologi dan Sistem Maritim, 3(1), 32–39.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sutopo, A., & Nugroho, R. (2022). Kajian efisiensi energi pada kapal penumpang berbasis operasi cuaca dan arus laut di perairan NTT. Marine Journal of Operations and Engineering, 7(1), 33–45.
Yusuf, H. (2020). Pengaruh kondisi gelombang terhadap kecepatan dan konsumsi bahan bakar kapal perintis di Laut Flores. Jurnal Maritim Nusantara, 6(2), 89–98.







