PERAN ASEAN DALAM MENGATASI PERMASALAHAN LINGKUNGAN GLOBAL DI ASIA TENGGARA: TINJAUAN LITERATUR

Authors

  • Inayah Dwiwanti Sya’rani Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Marsha Danisa Juniar Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Mila Yuniar Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Nasywaa Hadaina Sabila Husnan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Riva Sutris Reana Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Jaliludin Muslim Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Keywords:

ASEAN, Lingkungan Global, Asia Tenggara, Kerja Sama, Regional

Abstract

Permasalahan lingkungan global di Asia Tenggara semakin kompleks seiring meningkatnya perubahan iklim, deforestasi, pencemaran laut, sampah plastik, serta kabut asap lintas negara yang berdampak terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan kawasan. Karakter permasalahan yang bersifat lintas batas menjadikan kerja sama regional sebagai kebutuhan penting dalam menciptakan tata kelola lingkungan yang efektif. Dalam konteks tersebut, ASEAN memiliki peran strategis sebagai organisasi regional yang berupaya memperkuat koordinasi dan kebijakan lingkungan antarnegara anggota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ASEAN dalam mengatasi permasalahan lingkungan global di Asia Tenggara serta mengidentifikasi berbagai hambatan dalam implementasi kebijakan lingkungan regional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review melalui pengumpulan dan analisis berbagai jurnal ilmiah, dokumen resmi ASEAN, dan sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASEAN telah menjalankan perannya melalui instrumen hukum dan kelembagaan regional, diplomasi lingkungan global, serta kolaborasi multistakeholder. Berbagai kebijakan seperti ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP), ASEAN Working Group on Climate Change (AWGCC), dan Bangkok Declaration on Combating Marine Debris menjadi bentuk konkret kerja sama regional dalam menangani isu lingkungan. Namun, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya kekuatan hukum regional, prinsip The ASEAN Way, benturan kepentingan ekonomi nasional dengan agenda lingkungan, serta keterbatasan kapasitas pendanaan dan teknologi di beberapa negara anggota. Dengan demikian, penguatan komitmen politik, harmonisasi kebijakan, dan peningkatan kapasitas regional menjadi hal penting untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Asia Tenggara.

References

ASEAN. (1967). The ASEAN Declaration (Bangkok Declaration). ASEAN Secretariat.

ASEAN. (2025, September 3). Joint statement of the 18th ASEAN Ministerial Meeting on the Environment and the 20th Meeting of the Conference of the Parties to the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution. ASEAN Secretariat. https://asean.org/18th-asean-ministerial-meeting-on-the-environment-and-the-20th-meeting-of-the-conference-of-the-parties-to-the-asean-agreement-on-transboundary-haze-pollution/

Al Numan, A., Tahrim, F., Esquivias, M. A., Biswas, M. K., & Primanthi, M. R. (2025). Testing the pollution haven and inverted N-shaped EKC hypotheses in the ASEAN Region: The impact of FDI and energy mix on environmental quality. Environmental and Sustainability Indicators, 26, 100698. https://doi.org/10.1016/j.indic.2025.100698

Apriliani, D., & Rahmat, T. (2023). Keamanan Manusia Dalam Perspektif Studi Keamanan Kritis (Critical Security Studies) Sudi Kasus “Peranan ASEAN’S Political Security Community (APSC) Dalam Pemberantasan Human Trafficking.” Global Mind, 5(1), 13–25. https://doi.org/10.53675/jgm.v5i1.1065

ASEAN Cooperation on Environment. (2022, September 15). Coastal and Marine Environment. ASEAN Environment Knowledge Hub. https://environment.asean.org/coastal-and-marine-environment/about

Azizah, I., Kamal, L. F., Zanetha, & Suryaningsih. (2025). Ancaman Terhadap Keanekaragaman Hayati Kalimantan: Implementasi Nilai Persatuan Dan Keadilan Ekologis. Jurnal Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 6(2), 79–95.

Eckstein, David. (2016). “Global Climate Risk Index 2018. Who Suffers Most From Extreme Weather Events? Weather-Related Loss Events in 2016 and 1997 to 2016”, German Watch, No. 13, 1 November.

Fauzi, A., Sakti, A., Yayusman, L., Harto, A., Prasetyo, L., Irawan, B., Kamal, M., & Wikantika, K. (2019). Contextualizing Mangrove Forest Deforestation in Southeast Asia Using Environmental and Socio-Economic Data Products. Forests, 10(11), 952. https://doi.org/10.3390/f10110952

Febrina, F., Nidawati, Lestari, R., Rivaldo, & Amin, S. (2024). Studi Peran Asean dalam Menjaga Stabilitas Kawasan Asia Tenggara. Aeterna, 1(1), 1–7.

Fitriyanti, F., & Gunawan, Y. (2019). Post-Asean Agreement on Transboundary Haze Pollution: How to Settle the Dispute Settlement? . Hasanuddin Law Review , 5(3), 253–265.

Gheana, S. (2023). Pertanggungjawaban Indonesia Dalam Menangani Pencemaran Asap Lintas Batas Ditinjau Dari ASEAN Agreement On Transboundary Haze Pollution (AATHP). LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, Dan Agraria, 2(2), 170–188. https://doi.org/10.23920/litra.v2i2.1186

Hardani, Ustiawaty, J., & Juliana Sukmana, D. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. https://www.researchgate.net/publication/340021548

Hichmah, N., Made Panji Teguh, S., & Gustianti, N. A. (2025). Strategi Kerja Sama ASEAN Terhadap Penanganan Perubahan Iklim di Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(10.D), 143–154.

Hitachi. (2024, June). Permasalahan Pertumbuhan dan Lingkungan di Asia Tenggara. Hitachi Global. https://www.hitachi.com/id-id/insights/articles/growth-and-environment-matters/

Kadarudin, Yunus, A., Anas, A. M. A., Kurniawati, A., Juniar, M. W., Wahyuni, A. S., & Annisa, A. N. (2020). Bangkok Declaration and Awareness of Asean Member Countries: The Regional Law of Cleaning Our Oceans. Journal of Critical Reviews, 7(19), 900–904.

Larasati, A., Novriest Umbu Walangara Nau, & Indra Wisnu Wibisono. (2025). Diplomasi Lingkungan Indonesia Melalui AATHP untuk Mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2020-2024. Jurnal Hubungan Internasional, 18(2), 456–480. https://doi.org/10.20473/jhi.v18i2.73134

Salsabila, S. D., Hergianasari, P., & De Fretes, C. H. J. (2022). Implementasi Bangkok Declaration Dalam Pengurangan Sampah Laut (Marine Debris) Di Indonesia Tahun 2019-2020. Jurnal Neo Societal, 7(3), 101. https://doi.org/10.52423/jns.v7i3.25335

Zorzi, L. (2023, October). How to defeat the plastic tide threatening the ASEAN region’s green growth. World Economic Forum. https://www.weforum.org/stories/2023/10/defeat-plastic-tide-threatening-asean-green-growth/

Downloads

Published

2026-06-21

How to Cite

Inayah Dwiwanti Sya’rani, Marsha Danisa Juniar, Mila Yuniar, Nasywaa Hadaina Sabila Husnan, Riva Sutris Reana, & Jaliludin Muslim. (2026). PERAN ASEAN DALAM MENGATASI PERMASALAHAN LINGKUNGAN GLOBAL DI ASIA TENGGARA: TINJAUAN LITERATUR. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(3), 2569–2585. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4597